PESTA Kesenian Bali (PKB) ke-39 yang berlangsung selama sebulan penuh dari 10 Juni hingga 8 Juli 2017, membawa imbas positif bagi perekonomian Bali. Dari hari ke hari, omzet yang terkumpul dari ajang pelestarian budaya ini terus melejit.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, Selasa (4/7) kemarin mengatakan, hingga hari ke-21, omzet yang diperoleh dari pameran kerajinan mencapai Rp 9,4 miliar lebih. Dengan demikian Dewa Beratha, optimis akan mampu melampaui omzet yang diraih tahun lalu Rp 12 miliar.

“Dari laporan omzet PKB yang saya terima, berdasarkan kelompok produk hingga 1 Juli 2017,  kelompok kerajinan lainnya menempati penjualan tertinggi Rp 3,7 miliar lebih,” tandasnya.

Penjualan tertinggi kedua yaitu kelompok logam dan turunannnya yaitu Rp 3, 3 miliar. Sementara kelompok tekstil dan turunannya mencapai omzet Rp 1 miliar lebih.

Kelompok kerajinan kayu dan turunannya  meraih omzet Rp 502 juta lebih. Kelompok kulit hewan dan turunannya mencapai Rp 43 juta, kelompok kerajinan ate, rotan nambu, enceng gondok, daun lontar dan lidi Rp 114 juta lebih, serta Dekranasda memperoleh omzet Rp 595.984.000. (pur)

BAGIKAN