Singaraja (Bisnis Bali) – Pariwisata khususnya di Bali Utara didukung berbagai sektor, baik perdagangan, home industry dan juga pertanian.

Kepala Dinas Pertanian, Ir. Nyoman Swatantra, belum lama ini menjelaskan, kegiatan Twin Lake Festival (TLF) 2017 merupakan kegiatan terintegrasi di mana dari sektor pertanian menunjang pariwisata. Sementara itu, tempat kegiatan masih sama yakni di Danau Buyan difokuskan pada kegiatan yang bersifat kegiatan fisik sub-sektor pertanian, sementara untuk di Danau Tamblingan kegiatan yang bersifat spiritual.

“Kita sudah membagi diri antara SKPD yang terlibat sesuai dengan hasil rapat terkait dengan kegiatan TLF ini,”jelasnya.

Twin Lake Festival 2017 yang akan dimulai pada Kamis (6/7) ini sudah diawali dengan berbagai persiapan awal mulai 1-5 Juli 2017. Dalam festival terdapat pameran dan bursa mulai 6 -9 Juli 2017, di mana menampilkan produk unggulan dari sektor pertanian dan juga hasil olahan. Selain itu terdapat pula berbagai kegiatan seperti atraksi kesenian dan hiburan, lomba cipta menu kudapan non-beras, trail running (lari lintas alam), dog show, lomba mancing, lomba carving buah, atraksi sapi gerumbungan, lomba ngelawar kuwir, lomba gangsing, dan lomba dayung pedau. Tidak ketinggalan pameran kuliner khas Desa Pancasari dan sekitarnya.

Menurut Swatantra, khusus untuk lomba dayung pedau mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti halnya tahun lalu, pihaknya memberlakukan pembatasan usia mulai 18-45 tahun. (ira)

BAGIKAN