Denpasar (Bisnis Bali) – Jelang bulan puasa lalu, harga telur ayam khususnya telur ayam ras sempat merangkak naik hingga Rp 38.000 per krat. Namun pasca-Lebaran ini, harga telur ayam ras sudah mulai turun, menjadi Rp 35.000 per krat.

Salah seorang pedagang telur di Pasar Badung Cokroaminoto, Gusde, saat ditemui, Senin (3/7) kemarin mengatakan, harga telur ayam ras yang dijualnya secara grosiran sudah mulai turun. Dia mengaku saat ini telur ayam ras dijualnya Rp 34.000-Rp 35.000 per krat untuk telur yang berukuran besar. Untuk telur yang ukuran kecil Rp 30.000 per krat, dari sebelumnya sempat Rp 35.000 per krat.

Dia menuturkan, turunnya harga telur dikarenakan pengiriman telur ke luar Bali sudah mulai berkurang, sehingga pasokan di Bali menjadi aman. “Namun kami belum bisa menurunkan harga eceran, takut nantinya harga akan naik lagi. Eceran masih kami jual Rp 1.200 per butir,” katanya.

Sementara itu, dia mengatakan telur bebek yang mengalami kenaikan. Saat ini harga telur bebek mencapai Rp 2.000 per butir dari sebelumnya hanya Rp 1.800 per butir. Hal ini karena pasokan telur bebek masih sedikit. (wid)

BAGIKAN