Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung Gelar Pelatihan Manajemen Koperasi

26
ist PELATIHAN - Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana didampingi Ketua Dekopinda I Wayan Retha saat membuka pelatihan Manajemen, Pengawasan dan Akuntansi Koperasi, Senin (3/7) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung menggelar Pelatihan Manajemen, Pengawasan dan Akuntansi Koperasi di Kabupaten Badung Tahun 2017. Acara dibuka Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana didampingi Ketua Dekopinda Badung I Wayan Retha, Senin (3/7) kemarin di ruang rapat Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung.

Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Ketut Karpiana dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus, pengawas dan petugas akuntansi dalam mengelola organisasi dan usaha koperasi, mengawasi penggunaan asset koperasi dan melaksanakan pelaporan atas hasil penggunaan asset dimaksud. Pemkab Badung memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) koperasi secara institusional dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. “Pelatihan ini sangat mutlak diperlukan, terlebih lagi dalam era globalisasi untuk menghadapi persaingan yang makin tajam antara usaha kecil dan menengah serta koperasi dengan usaha lainnya,” terangnya.

Pelatihan yang dilaksanakan setiap tahun ini sesuai dengan program-program yang telah dicanangkan Bupati Badung yang telah diimplementasikan melalui kegiatan-kegiatan sesuai dengan visi misi Pemkab Badung. Pelatihan ini nantinya akan terus menyasar koperasi yang ada di Badung untuk diberikan pelatihan, pengetahuan bagaimana pengelolaan koperasi kedepan terus meningkat dan lebih baik lagi. Perkembangan yang sangat pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan semakin meningkat dan beragamnya tuntutan anggota koperasi, semua itu merupakan dampak dari arus reformasi yang banyak membawa perubahan-perubahan di berbagai bidang kehidupan koperasi seperti pemberian pelayanan yang prima, efisiensi, kualitas dan kuantitas barang dan jasa, harga yang relatif murah dan adanya keterbukaan, kejujuran, transparansi dalam pengelola keuangan koperasi. Kendala tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh usaha koperasi. Di samping itu tantangan lain yang juga perlu mendapat perhatian pemahaman terhadap kewajiban dan hak sebagai anggota koperasi, jati diri, prinsip koperasi. Maka dari itu tantangan ke depan makin kompleks sehingga peningkatan kualitas SDM bagi pengurus, pengawas dan petugas akuntansi koperasi mutlak diperlukan, untuk itu Pemkab Badung akan selalu berupaya meningkatkan kualitas SDM koperasi melalui pelaksanaan pelatihan-pelatihan serta penyuluhan dan pembinaan-pembinaan lainnya.

Ketua Panitia IB Alit Suharsana melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan aparat pengurus, pengelola, pengawas dan petugas akuntansi koperasi secara bertahap dan terarah sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para anggota koperasi, melaksankan pengawasan atas aset koperasi dan mampu menyajikan keuangan tepat waktu sesuai peraturan yang berlaku. Peserta pelatihan adalah pengurus/pengelola koperasi, pengawas dan juru buku koperasi sebanyak 40 orang, dari koperasi yang berbeda yang ada di Badung. Pelatihan masing-masing lima hari untuk pelatihan manajemen koperasi dan pengawasan koperasi dan tujuh hari untuk pelatihan akuntansi koperasi yang akan dilaksanakan dari tanggal 3-24 Juli 2017.(ad 1.236)

BAGIKAN