Salurkan Aspirasi ke Ditjen Perikanan Tangkap Nelayan Tabanan Desak Revisi Penangkapan Lobster  

31

Tabanan (Bisnis Bali) – Perjuangan para nelayan di Kabupaten Tabanan untuk lakukan perubahan revisi atas peraturan penangkapan lobster terus dilakukan hingga kini. Kini perjuangan tersebut dilakukan dengan mendesak Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang difasilitasi oleh Kemenko Maritim.

“Kami dan perwakilan dari DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten  Tabanan serta perwakilan Ketua KUB Nelayan telah menyampaikan usulan ke Kemenko Maritim belum lama ini untuk bisa merevisi kebijakan yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh KKP RI,” tutur Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tabanan, Made Subagia, Jumat (30/6).

Ia menerangkan, intinya para nelayan di Kabupaten Tabanan meminta agar peraturan mengenai besaran tangkap lobster untuk ekspor bisa diubah sesuai dengan spesifikasi lokasi dan jenis lobster di suatu daerah, khususnya yang ada di Kabupaten Tabanan. Imbuhnya, saat ini aturan yang membatasi dengan hanya boleh menangkap maupun mengekspor lobster memiliki berat 250 gram ke atas, ketentuan tersebut agar bisa diubah sehingga berat lobster produksi nelayan di Tabanan yang rata-rata 100 gram bisa tersalurkan kepasaran.

“Di Kabupaten Tabanan rata-rata memproduksi lobster jenis lobster pasir yang kebanyakan  berat dewasa hanya mencapai 100 gram dan sangat jarang mencapai berat 200 gram. Bercermin dari kondisi tersebut, kondisi itu mempengaruhi pendapatan para nelayan yang menjadi menurun pascaaturan tersebut diberlakukan,” ujarnya. (man)

BAGIKAN