Nesa Dorong Potensi Generasi Muda Melalui Kreativitas Seni

6
Acara pembukaan Nesa OSIS Cup XI di aula SMAN 1 Ubud. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) –  SMAN 1 Ubud (Nesa) kembali menggelar Nesa OSIS Cup XI, dengan melibatkan puluhan peserta dari kalangan remaja se-Provinsi Bali, yakni ada 2 jenis cabang lomba dipertunjukkan. Lomba tari Condong tingkat SMP se-Kabupaten Gianyar dan lomba tari Jauk Manis, serta mekendang tunggal tingkat umum dari usia 13-18 tahun se-Bali.

“Ajang ini sebagai sumbangsih kecil kami untuk menjaga seni dan budaya Bali,” ucap Kepala SMAN 1 Ubud, Made Gabra, di sela-sela acara pembukaan Nesa OSIS Cup XI, di aula SMAN 1 Ubud, Kamis (29/6) lalu.

Ia mengatakan, Nesa sebagai sekolah yang terletak di tengah-tengah kampung turis Ubud tentu memiliki tanggung jawab besar dalam upaya mengangkat potensi-potensi generasi muda yang memiliki kreativitas seni.

Gabra memaparkan, pihaknya akan berupaya mengembangkan bagaimana caranya agar Nesa dapat berperan mempertahankan kelestarian budaya dan kesenian di Bali.

Menurutnya, Bali, khususnya Ubud, jika tanpa budaya dan seni yang kuat maka akan sulit bersaing dengan daerah-daerah lain yang kian maju potensi periwisatanya. ”Even ini, kami ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi calon seniman Bali di masa depan,” ucapnya.

Sementara, Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengaku sangat kagum atas tingginya partisipasi remaja dalam ajang tersebut. Hal itu membuktikan, meskipun diterjang perkembangan zaman yang kian modern, generasi muda di Bali masih tetap menjunjung tinggi karya seni, dan menjadikannya sebuah pedoman dalam berkarya. “Di Ubud ini, seni budaya memang  tidak ada duanya,” kata Wabup. (kup)

BAGIKAN