Maksimalkan KUR, Pemerintah Siapkan Pendamping UMKM  

24

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM mulai Mei 2017 lalu, merekrut tim pendampingan KUR. Khusus di Bali, ada 23 pendamping KUR yang bertugas mulai Mei sampai Agustus 2017. Tim pendamping ini tugasnya mendampingi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengakses KUR, selanjutnya melakukan pendampingan pemanfaatan dana KUR, sehingga UMKM terus berkembang.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali, I Dewa Nyoman Patra, Senin (19/6) di Denpasar mengakui, sebanyak 23 pendamping KUR sudah mulai bekerja pendampingi para UMKM di Bali pada pertengahan Mei lalu. Kontrak tugas para pendamping sampai Agustus 2017. Tugas pendamping melakukan pendampingan kepada masyarakat pelaku usaha untuk akses modal kerja melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). ”Tugas pendamping adalah membantu target pemerintah agar target penyaluran KUR sebanyak Rp 110 triliun tercapai sampai akhir 2017. Selain itu tugas pendamping melakukan monitoring pemanfaatan modal kerja KUR, sekaligus memberikan pemahaman agar debitur KUR tidak menganggap KUR itu hibah dan kemudian tidak mau mengembalikannya. Dana KUR murni milik bank penyalur dan wajib debitur mengembalikannya.

Pemerintah hanya memberikan subsidi bunga saja. Inilah tugas pendamping KUR membantu memberikan pemahaman dana KUR yang benar,” kata Dewa Patra.  (sta)

BAGIKAN