Kedatangan JAL Diharapkan Bantu Pencapaian 20 Juta Wisman  

19
  BERLIBUR – Wisatawan Jepang yang berlibur ke Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Menggaet wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, diperlukan gebrakan untuk memperlancar aksesibilitas negara pasar. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Senin (19/6) mengatakan kedatangan charter flight Japan Airlines (JAL) diharapkan akan membantu pencapaian 20 juta orang wisman ke Indonesia pada 2019.

Ia mengungkapkan, upaya mengarahkan JAL terbang ke Bali sudah diupayakan dari 2016 lalu. Dispar Bali bersama Kementerian Pariwisata sempat langsung bertemu dengan manajemen JAL meminta untuk kembali terbang langsung ke Bali. Perjuangan Indonesia untuk meminta JAL direct fligt ke Bali terjawab. Penerbangan JAL perdana ke Bali masih charter flight. Patut disadari maskapai Jepang membuka rute penerbangan baru tentunya juga memerlukan investasi besar. “Ketika membawa penumpang charter flight ke Bali dibaliknya diharapkan tidak kosong,” katanya.

Ia memaparkan, untuk menarik wisatawan Jepang ke Indonesia harus menempuh berbagai cara. Pertama melalui promosi langsung ke Jepang, promosi melalui TI, dan meningkatkan asesibilitas penerbangan dari Jepang ke Bali.

Lebih lanjut dikatakannya, kedatangan JAL dengan direct flight akan meningkatkan kunjungan ke Bali. Hal ini akan membantu program pemerintah pusat terkait target kunjungan 20 juta wisatawan ke Indonesia. (kup)

BAGIKAN