Paket ”Meeting” Lesu,  Hotel Garap Wisatawan ”Leasure”

20
RAMADHAN - Kegiatan hotel di bulan Ramadhan ini diisi dengan dekorasi Ramadhan dan menu buka puasa.  (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Saat memasuki bulan Ramadhan kegiatan MICE khususnya meeting domestik menurun drastis. Direktur Sales & Marketing b Hotel Bali & Spa, Putu Julianti didampingi Executive Secretary & Public Relations b Hotel Bali & Spa, Christiana GOH, Sabtu (17/6) mengatakan, mengisi masa bulan Ramadhan ini menggarap wisatawan leasure.

Ia mengungkapkan, hunian kamar hotel bintang di Kota Denpasar di luar kawasan Sanur memang masih didominasi wisatawan domestik. Pada hari biasa juga diramaikan kegiatan meeting domestik baik perusahaan swasta, asosiasi maupun meeting pemerintah.

Julianti menjelaskan, kunjungan wisatawan memang didominasi domestik. Hanya saja, saat bulan Ramadhan, pasar domestik ini menggurangi kegiatan meeting di Bali.

Dipaparkannya, selama bulan puasa ini seperti b hotel sedikit mengalihkan pasar dari wisatawan MICE ke wisatawan leasure. Wisatawan leasure dari berbagai negara, termasuk wisatawan domestik yang sedang berlibur di Bali.

Lebih lanjut dikatakannya, pada bulan puasa ini hotel menampilkan dekorasi bernuansa Ramadhan, baik dekorasi Ramadhan sampai pada menu buka puasa.

Menurut Julianti, selain dari sisi bisnis menggaet wisatawan, hotel memiliki kegiatan sosial. Seperti yang dilakukan b hotel mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan buka puasa melibatkan anak-anak dari yayasan anak yatim piatu.

Executive Secretary & Public Relations b Hotel Bali & Spa, Christiana GOH mengatakan, b hotel memiliki ruang meeting dengan kapasitas bisa menampung sampai 300 peserta, termasuk beberapa ruang meeting berkapasitas kecil.

Christiana GOH menyampaikan saat bulan Ramadhan, pemesanan ruang meeting menurun drastis. Memasuki Juli dan Agustus, pemanfaatan fasilitas meeting dari pasar domestik akan kembali normal kembali. Bulan Ramadhan, hunian hotel masih di kisaran

40-50 persen. Memasuki libur Lebaran, hunian hotel dipastikan kembali di kisaran 80 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, kunjungan wisatawan domestik ke Bali pada saat bulan puasa ini mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari penurunan penumpang untuk penerbangan dari Bandara Cengkareng dengan rute ke Bali.

Ia melihat kunjungan wisatawan domestik menggunakan angkutan darat baik bus maupun kendaraan pribadi juga menurun. Hal ini menunjukkan wisatawan domestik yang melakukan liburan Lebaran ke Bali menurun.

Yuniartha Putra menambahkan, penurunan kedatangan wisatawan domestik ini tentu juga berdampak pada hunian hotel yang menawarkan meeting untuk pasar domestik. “Mereka tentunya mengalihkan agenda meeting setelah Lebaran dan fokus mengikuti ibadah puasa saat bulan Ramadhan. (kup)

BAGIKAN