Tangkal Intoleransi,Penting Pendidikan Karakter bagi Bangsa  

20
  Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat membuka secara resmi acara Uji Publik Buku Panduan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Tingkat Pendidikan Dasar se-Kabupaten Tabanan. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Saat ini Bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai persoalan. Salah satu persoalan besar yang muncul di tengah-tengah bangsa adalah intoleransi. Intoleransi ini dapat mengoyak jati diri/identitas bangsa.

Peran pendidikan khususnya pendidikan karakter akan mempengaruhi kokohnya suatu bangsa dan juga secara tidak langsung dapat menguatkan karakter dan identitas bangsa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat membuka secara resmi acara Uji Publik Buku Panduan Pendidikan Karakter bagi Siswa Tingkat Pendidikan Dasar Sekabupaten Tabanan, Kamis (16/6), di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan.

“Bung Karno pernah mengatakan suatu bangsa apabila kehilangan jati dirinya maka bangsa tersebut tidak akan bertahan. Dengan adanya pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya kearifan lokal, khususnya di Bali dengan berbasis Tri Hita Karana, maka pendidikan ini akan dapat membuat generasi penerus bangsa untuk kembali ke jati diri/identitas bangsa, yakni sesuai dengan pancasila,” ungkapnya.

Wabub Sanjaya memberikan apresiasi kepada tim pakar pendidikan dan semua pihak yang  yang telah melakukan sejumlah kegiatan yang membantu Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Tabanan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada dinas pendidikan, dewan pendidikan, klinik pendidikan, dan seluruh tim pakar pendidikan yang telah melakukan kegiatan bermanfaat bagi pendidikan di Tabanan, salah satunya dengan menyelenggarakan acara ini. Saya sangat apresiasi, meskipun dengan keterbatasan dana tetapi saudara-saudara tetap gigih dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ucapnya. (man)

BAGIKAN