Sanggar Manik Suari Sukawati Tampilkan Empat Garapan  

17
PARADE - Sanggar Manik Suari, Batuyang, Batubulan Kangin, Sukawati sebagai Duta Kabupaten Gianyar pada Parade Gong Kebyar Dewasa, Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39.  (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Seperti tahun-tahun sebelumnya, parade gong kebyar dewasa pada Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ditunggu para penikmat seni. Parade yang menampilkan duta seni dari kabupaten/kota di Bali ini seperti magnet yang menjadi daya tarik tersendiri. Kondisi tersebut, terlihat pada parade gong kebyar dewasa yang menampilkan duta Kabupaten Gianyar dan duta Kabupaten Klungkung, Selasa (13/6).

Mengusung tema jati mula (kembali ke asal), Sanggar Manik Suari, Batuyang, Batubulan Kangin, Sukawati sebagai Duta Kabupaten Gianyar pada Parade Gong Kebyar Dewasa, Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 mampu menghipnotis penonton. Dengan mencoba menampilkan karya yang sederhana, namun mengedepankan teknik dan skill para pelaku seni yang berkualitas.

“Kami coba tampilkan karya dengan tampilan sederhana dan elegan, kaya ide inovatif serta kreativitas tinggi,” kata Jero Perbekel Desa Batubulan Kangin, I Wayan Swarjaya selaku penanggung  jawab.

Sanggar Manik Suari, Batuyang, Batubulan Kangin sebagai Duta Kabupaten Gianyar menampilkan 4 garapan. Sebagai penampilan pertama, Sanggar Manik Suari menampilkan tabuh kreasi Loloan. Tabuh karya I Nyoman Windha tersebut tersinspirasi dari curahan air dari pegunungan mengalir menelusuri anak sungai yang pada akhirnya bermuara ke laut. Proses pertemuan air tawar dan air laut yang saling tarik menarik sehingga terjadi perpaduan dua rasa. Penampilan kedua mempersembahkan Tari Kreasi Giwang Arnawa. Dilanjutkan dengan persembahan Tari Palawakya. (kup)

BAGIKAN