Mengisi Liburan Sekolah RPKD 96.2 FM Gelar Bimtek Kepenyiaran

19
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, Dewa Made Agung saat memberikan pengarahan kepada peserta.  (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Berbagai kegiatan kreatif  kepada siswa sekolah kembali digelar Pemkot Denpasar dalam mengisi hari libur sekolah tahun ini. Seperti pada tahun sebelumnya, dengan kegiatan rutin yang dikoordinir masing-masing OPD Pemkot Denpasar, dari pelatihan menabuh, melukis, supercamp, hingga kegiatan bimbingan teknis kepenyiaran yang dilaksanakan Radio Publik Kota Denpasar (RPKD 96.2 FM).

Pelaksanaan Bimtek Kepenyiaran ini mulai Kamis (15/6) hingga Sabtu (17/6) mendatang, di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. Acara yang diikuti 63 siswa-siswa SMP dan SMA/SMK se-Kota Denpasar  ini, dibuka secara resmi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, Dewa Made Agung, Kamis (15/6).

Kadis Kominfo Dewa Made Agung mengatakan, selain mengisi libur sekolah, kegiatan Bimtek kepenyiaran ini juga untuk mengembangkan talenta siswa-siswi yang ada di Kota Denpasar. Mengingat, dewasa ini radio sebagai media komunikasi massa yang mempunyai peranan dalam kehidupan sosial, budaya, politik, ekonomi di dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan, pelestarian, budaya daerah, kontrol sosial dan perekat sosial.

Di samping itu, radio  juga mempunyai tugas penting sebagai media komunikasi dengar di dalam menyebarluaskan informasi pembangunan pemerintah dan kemasyarakatan di Kota Denpasar yang bersifat independen netral dan berfungsi memberikan  layanan untuk kepentingan masyarakat.

Pesatnya perkembangan teknologi dalam berkomunikasi maupun belajar, tentunya anak mudah mengikuti kemajuan teknologi.  Untuk lebih menarik anak mudah mendengarkan radio, maka  2018 mendatang  Pemkot Denpasar akan merubah cara penyiaran radio dengan menerapkan Smart Radio. Smart Radio ini penyajiannya  bisa dilihat langsung kondisi di lapangan.  Smart radio itu  sangat  sederhana serta anak-anak dapat lebih tertarik mengikuti siaran radio.

Misalnya, saat terjadi kepadatan arus lalu lintas  kita bisa langsung memperlihatkan kondisinya. ‘’Teknologi  live seperti itu sudah banyak diterapkan di luar, maka kami akan coba terapkan di Kota Denpasar agar anak mudah lebih menggemari siaran radio khususnya RPKD 96.2 FM,’’ harapnya. (sta)

BAGIKAN