Masuk IGD RS Peserta Mudik tak Ditarik  Iuran  

16

Denpasar (Bisnis Bali) – BPJS Kesehatan mempermudah pelayanan kesehatan untuk peserta yang mudik Lebaran. Para peserta JKN-KIS yang sedang mudik Lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih sederhana.

“Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat dan fasilitas kesehatan tidak diperkenankan  menarik iuran,” kata Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik,  dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Ni Putu Nina Nuryanti, di Renon, Kamis ( 15/6).

Ia mengatakan, selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta. Pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan kepada peserta juga tidak ada batasan penyakit.

Itu berarti peserta mudik yang dalam kondisi  emergency (darurat) dapat langsung dilayani di IGD rumah sakit terdekat sesuai dengan ketentuan berlaku.

Begitu pula untuk peserta yang saat mudik dalam kondisi non-emergency juga langsung mendapatkan pelayanan medis dasar atau non gawat darurat di IGD rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan selama libur Lebaran, 19  Juni – 2 Juli 2017.

Nina menjelaskan, tentunya untuk mendapatkan pelayanan tersebut peserta memastikan membawa kartu JKN-KIS (KIS, BPJS Kesehatan, Akses, KJS dan Jamkesmas) masih aktif. Karenanya, peserta yang hendak mudik agar memastikan terlebih dahulu telah membayar iurannya.

Bila peserta tidak membawa kartu  kepesertaan, bisa juga hanya menyampaikan nomor peserta atau  bisa juga melalui nomor induk kependudukan (NIK). “Tetapi bila menggunakan NIK prosesnya akan lebih lama karena, pihaknya harus mencocokkan terlebih dahulu. Seandainya kartu ketinggalan bisa juga difoto yang jelas ada nomor peserta untuk lebih cepat pelayanan,” jelasnya.  (dik)

BAGIKAN