Realisasi KUR UMKM Denpasar Rp 758 Miliar Lebih  

15

Denpasar (Bisnis Bali) – Data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar yang didapat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai posisi April 2017 lalu, kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank penyalur kepada UMKM di Kota Denpasar sebesar Rp 758 miliar lebih. Jumlah tersebut merupakan posisi tertinggi kucuran dana KUR  di seluruh Bali. Hal ini dikatakan ‎Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E.,M.Si., Rabu (14/6) di Denpasar.

Menurut Erwin Suryadarma, selama ini penyaluran KUR hanya kepada masyarakat yang memiliki usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sementara jenis KUR ada dua, yakni KUR mikro yang maksimal pinjamannya Rp 25 juta (tidak wajib agunan/jaminan), karena jaminan utamanya adalah kelayakan usaha (produktivitas usaha). Jenis kedua KUR Retail yang plafon pinjamannya maksimal Rp 500 juta (wajib agunan dan kelayakan usaha).

”’Kami sudah sering sosialisasikan mengenai KUR kepada pelaku UMKM yang ada di Denpasar. Bahkan setiap sosialisasi kami melibatkan bank penyalur, sehingga secara detail para UMKM dapat mengetahui dan mengakses KUR,” kata Erwin.

Ia menegaskan, KUR merupakan program unggulan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI dan kementerian terkait lainnya. Melalui KUR diharapkan pelaku usaha akan berkembang pesat, sehingga perekonomian di Indonesia terus bertumbuh pesat juga. Ekonomi yang kuat maka pendapatan masyarakat juga meningkat. Dampak lainnya akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Kemudian tujuan akhir masyarakat menjadi sejahtera.

”KUR merupakan program pendampingan modal kerja bagi semua pelaku usaha. KUR bukan hibah atau bansos, karena dana KUR milik bank penyalur KUR. Pemerintah hanya membantu suku bunga pinjaman yang semestinya ditanggung pelaku usaha. Oleh karena itu, bunga KUR yang dibayarkan debitur hanya 9 persen per tahunnya atau rata-rata 0,4 persen per bulan. Perbedaan dengan suku bunga kredit umumnya sangat tinggi, di mana per tahun di atas 15 persen sampai 20 persen (suku bunga kredit umum) atau di atas 1 persen per bulannya,” jelasnya. (sta)

BAGIKAN