Puasa, Pebisnis Takjil Musiman kian Marak Bermunculan  

9

Tabanan (Bisnis Bali) – Bulan suci Ramadhan menjadi bulan berkah dan selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh para pelaku usaha kudapan buka puasa (takjil) dadakan. Kondisi meningkatnya permintaan pasar akan penganan dan minuman, khususnya untuk berbuka puasa memberi berkah tersendiri sebagai pelaung bisnis selama momen puasa.

“Saya jualan menu takjil setiap puasa, soalnya lumayan mengisi waktu luang sebagai ibu rumah tangga, jualan sampai hari terakhir puasa,” tutur pebisnis takjil musiman, Ina Wisma Dewi, di Tabanan, Rabu (14/6).

Paparnya, pihaknya menjual berbagai makanan untuk berbuka puasa seperti, kolak, es buah, risol, aneka gorengan, lemper, hingga lontong. Makanan tersebut ada yang ia buat sendiri ada juga yang merupakan titipan tetangga. Khusus untuk olahan sendiri, imbuhnya, sebagian besar penganan takjil dibuat pada hari itu juga, sehingga kualitas dan cita rasanya menjadi segar dan tahan hingga waktu berbuka puasa.

Ina menjelaskan, bisnis utamanya adalah jasa selip (olahan) kopi dan tepung,  buka setiap jam tiga sore sampai jelang buka puasa, ia mampu meraup penjualan hingga Rp 500 ribu lebih per hari. Akuinya, pendapatan penjualan takjil ini cukup lumayan untuk tambahan kebutuhan sehari-hari.

Hal senada juga diungkapkan pebisnis takjil musiman lainnya, Widya. Kata dia, berjualan saat bulan Ramadhan dengan mensulap garasi rumah menjadi tempat jualan memang sengaja dilakukan untuk mengisi waktu luang.

“Kalau bulan puasa berkahnya banyak, kami dagang apa aja pasti ada yang beli, ini untuk isi waktu luang saja, lagi pula waktu untuk jualan dan menyiapkan bahan dagangan juga ada. Nah habis pulang kantor langsung dagang,” ujarnya. (man)

BAGIKAN