Denpasar (Bisnis Bali) –  Menjelang hari raya Lebaran ini, sejumlah pebisnis smartphone kini kian gencar menawarkan fasilitas pembelian dengan cara kredit kepada masyarakat, dengan bunga yang cukup ringan. ‘’Upaya ini merupakan salah satu cara yang kami lakukan di tengah ketatnya persaingan usaha sejenis dan mempercepat perputaran modal usaha yang ada,’’ ujar Suryadi, salah seorang pebisnis smartphone di kawasan Teuku Umar, Rabu (14/6).

Ia mengatakan, smartphone kini menjadi gaya hidup semua orang, tanpa memandang usia maupun status ekonomi. Dapat berkomunikasi lama hingga kemudahan memberikan ucapan selamat hari raya lewat smartphone, makin memicu banyaknya orang melirik kredit smartphone ini.

Lanjutnya, dimulai sejak lima tahun lalu layanan kredit pembelian smartphone ini ditawarkan, dan terbukti cukup banyak diminati. Bahkan, data penjualan di tempatnya menunjukkan dari sekitar 10-55 unit smartphone yang laku terjual per harinya, separuh lebih merupakan pembelian konsumen yang dilakukan secara kredit. ‘’Selain menjadikan sebagai celah peluang bisnis di tengah ketatnya persaingan usaha saat ini, fasilitas layanan kredit ini kami akui sebagai cara yang efektif untuk bisa memutar modal usaha dan bahkan barang atau smartphone sebagai komoditi jual,’’ ungkapnya.

Ia mengatakan, jika penjualan dalam kondisi stagnan, otomatis perputaran barang yang ada menjadi melambat, karena diperlukan biaya untuk itu. Kini, dengan adanya layanan kredit, maka otomatis pula perputaran barang menjadi cepat sesuai dengan gencarnya produk smartphone terbaru yang ditawarkan sejumlah vendor belakangan ini.

“Kami selalu bisa menawarkan produk-produk terbaru, dan konsumen pun biasanya sangat senang menyasar smartphone keluaran terbaru dengan cara mencicil,” jelasnya. (aya)

BAGIKAN