Denpasar (Bisnis Bali) – Hingga H-11 Lebaran, Rabu (14/6) kemarin, jumlah arus mudik di Terminal Ubung terpantau masih sepi alias belum menggeliat. Diprediksi, arus mudik tidak mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan periode mudik tahun-tahun sebelumnya.
Kepala UPT Terminal Ubung, Anak Agung Eka Putra memprediksi, musim liburan sekolah serta kondisi perekonomian saat ini menyebabkan tidak terjadinya peningkatan tersebut.
“Belakangan ini jumlah pengguna angkutan jenis bus terus menyusut jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Hal itu bisa dimaklumi karena banyak pemudik yang perekonomiannya membaik sehingga mampu menyewa kendaraan pribadi.

Situasi di Terminal Ubung saat ini terpantau seperti kondisi hari-hari biasa, yakni 50 unit bus yang berangkat per hari dengan rata-rata jumlah penumpang 1.080 orang per hari.
Pihaknya memperkirakan, menggeliatnya arus mudik di terminal ini diperkirakan terjadi pada H-7.‎ Dia menegaskan sudah melakukan langkah antisipasi terhadap kelayakan kendaraan dengan menggelar sidak terhadap armada bus. “Dari tahun ke tahun biasanya penumpang yang akan mudik kebanyakan pada H-7. Kalau puncak mudiknya biasanya H-3 Lebaran,” katanya.

Pada Lebaran kali ini, Terminal Ubung menyiapkan 302 armada angkutan yang terdiri atas 8.099 seat. Dari jumlah armada itu, jumlah AKAP nonekonomi 150 unit dengan 5.111 seat, bus AKAP kelas ekonomi 76 unit dengan 860 seat, dan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) 76 unit dengan 2.128 seat. (aya)

BAGIKAN