Gianyar (Bisnis Bali) – Kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan memang berpengaruh terhadap pasar bank perkreditan rakyat (BPR). Wakil Ketua DPK Perbarindo Gianyar, Made Sarwa Rabu (14/6) mengatakan, BPR harus mengoptimalkan kredit produktif.

Ia mengungkapkan, gempuran KUR bank umum di antaranya memang menyasar pangsa pasar BPR. Pengelola BPR cukup dilatih untuk putar otak dalam melakukan ekspansi kredit.

Ia menjelaskan, BPR bisa lebih mengoptimalkan petugas marketing menyasar UMKM. Usaha di sektor mikro ini memang berada didaerah pedesaan.

Dipaparkannya, UMKM yang harus digarap BPR seperti perajin dan pedagang. Ini dengan porsi kredit yang kecil yang bisa dijangkau oleh UMKM.

Lebih lanjut  dikatakannya, kuat menghadapi persaingan BPR dituntut membina atau mempertahankan nasabah lama yang sudah loyal dengan BPR. (kup)

BAGIKAN