Singaraja (Bisnis Bali) –  Pemkab Buleleng menerima secara resmi penyampaian laporan realisasi anggaran Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 2017 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng.

Laporan realisasi anggaran Pelaksanaan Pilkada Buleleng tahun 2017 ini diterima oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., didampingi Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, Asisten I Made Arya Sukerta, S.H. M.H., Asisten III, Drs. I Ketut Asta Semadi dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng.

Selain itu, KPU Buleleng juga mengembalikan sisa dana hibah Pilkada Buleleng sebesar Rp 10,4 miliar. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Ruang Rapat Bupati Buleleng dan dipimpin langsung Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra. Dalam pertemuan itu, Ketua KPU kabupaten Buleleng, Gede Suardana melaporkan secara detail realisasi anggaran yang dimanfaatkan selama pelaksanaan Pilkada Buleleng.

Dalam penyelenggaraan Pilkada Buleleng, KPU Buleleng menerima dana Hibah sebesar Rp 40,2 miliar. Namun dana yang dipergunakan hanya sebesar Rp Rp 29,77 miliar. Dengan total dana yang digunakan, dana hibah masih tersisa Rp 10,4 miliar.

“Sesuai dengan aturan, kami memang harus menyampaikan laporan ini paling lambat tiga bulan setelah tahapan selesai, dan sisa anggaran ini akan kami kembalikan ke Pemkab Buleleng,” jelas Ketua KPU Buleleng, Gde Suardana.

Sementara itu, Wabup Sutjidra mengatakan, laporan dan pertanggung jawaban pemanfaatan dana hibah sudah dikerjakan dengan baik oleh KPU Buleleng. Wabup Sutjidra menambahkan, laporan realisasi ini sudah diaudit oleh KPU Republik Indonesia dan tidak ada masalah dengan pertanggung jawaban ini. (ira)

BAGIKAN