7.216 UMKM di Bangli Dilayani KUR

21

Bangli (Bisnis Bali) – Berdasarkan data bank penyalur KUR (BRI, BPD dan Bank Mandiri) Kantor Cabang Bangli yang dapat dihimpun Dinas Koperasi, UMKM dan Transmigrasi Kabupaten Bali, sampai saat ini sebanyak 7.216 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dilayani KUR. Dari jumlah UMKM yang sudah mendapat pinjaman modal bunga rendah ini, diyakini perkembangan usahanya sangat bagus. Demikian diungkapkan ‎Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Drs.  I Dewa Gede Suparta, M.M., Selasa (13/6) di Bangli.

Ia menegaskan, dari 7.216 pelaku usaha yang merupakan binaan dari dua bank umum tersebut berjumlah ‎Rp 171.564.000.000, di antaranya dari BRI Kantor Cabang Bangli m‎enyalurkan KUR posisi sampai April 2017 untuk KUR Mikro Rp 124.378.000.000 (6.914 debitur) dan KUR Ritel Rp 26.280 000.000 (125 debitur). Sementara ‎‎Bank BPD Bali Cabang Bangli periode Juli 2016 sampai Mei 2017 menyalurkan KUR Mikro sebesar Rp 750 juta (dengan 31 debitur), KUR Retail sebanyak Rp 15.285.000.000 (70 debitur). Total KUR yang disalurkan sebesar Rp 16.053.000.000 (101 debitur). Juga Bank Mandiri data dari ‎bulan Oktober 2016 sampai dengan  9 Juni 2017, ‎pencairan KUR sebesar Rp 4.864 juta sebanyak 76 debitur.

”Data ini kami dapatkan dari dua bank umum yakni BRI Kantor Cabang Bangli dan BPD Bali Cabang Bangli serta Bank Mandiri. Kami berterima kasih banyak kepada bank penyalur KUR tersebut dapat bekerja sama dengan baik dengan pemerintah melalui dinas maupun dengan para pelaku usaha di Kabupaten Bangli. Ke depan kami terus berharap agar semua pelaku usaha mendapatkan pendampingan modal kerja melalui program KUR,” kata Dewa Suparta.  (sta)

BAGIKAN