Denpasar (Bisnis Bali) – Model rambut spike hingga saat ini masih populer diterapkan para pria dan cenderung jadi permintaan konsumen dibarbershop.

Menurut Rudi, salah seorang pebisnis barbershop di kawasan Denpasar, Senin (12/6), pihaknya  banyak menawarkan model-model rambut untuk para pria, namun tidak membuat model spike hilang ditelan zaman. Terbukti, masih banyak pelanggannya meminta model spike hingga saat ini.

“Gaya rambut spike sangat populer dikalangan para pria, terutama sejak pesepak bola asal Portugal, Cristiano Ronaldo menerapkan gaya ini pada rambutnya. Seketika itu, gaya rambut ini menjadi trandsetter diberbagai kalangan,” ungkapnya.

Lanjutnya, tak hanya wanita yang mementingkan penampilan , pria pun juga perhatian terhadap penampilan mereka. Salah satu penampilan yang mereka perhatikan adalah, model rambut. Malahan zaman sekarang , pria lebih mementingkan model rambutnya daripada wanita.

“Model rambut pria ini digemari banyak orang, karena pemodelannya yang cukup mudah dan perawatannya yang tidak begitu susah,” jelasnya.

Model rambut ini memiliki ciri khas tersendiri. Rambut yang naik ke atas atau terkadang rambut naik ke atas dan terkumpul di bagian tengah kepala adalah keutamaan rambut spike. Untuk menaikkan rambut ke atas , pria bisa menggunakan wax ataupun pomade tergantung hasil yang diinginkan. “Penggunaan wax cenderung menghasilkan rambut yang tampak mengumpul gempal. Sedangkan penggunaan pomade cenderung menghasilkan rambut yang terpisah-pisah dan tampak mengkilap,” katanya.

Rudi menambahkan, untuk bisa berkembang di bisnis ini, selain dituntut memperhatikan lokasi usaha yang strategis dan kualitas pelayanan, juga harus menyediakan pelayanan yang beragam. Dengan begitu, konsumen akan senang dan nyaman berlangganan.

Misalnya, dengan menambah produk jasa. “Jadi layanan kami tidak hanya sebatas potong rambut. Kami juga menawarkan jasa semir rambut, bleeching, cuci rambut, hingga cukur jenggot,” imbuhnya. (aya)

BAGIKAN