Manfaatkan Liburan Disperindag Denpasar Berikan Pelatihan Kemasan 125 Siswa SMA/SMK  

10
Kabid Kabid Perindusrtian Kerajinan Aneka dan Sandang, IA Dewi Citrawati, S.E.,M.Si, dan Koordinator DDC, Ngurah Suyasa dan staf berfoto bersama peserta Pelatihan Kemasan di Denpasar Design Center. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Denpasar sebagai kota pusat pemerintahan, perdagangan dan pendidikan, tentunya pembangunan perekonomian Denpasar lebih banyak ditunjang dari sektor perdagangan dan perindustrian.

Sektor Industri yang paling besar memberikan kontribusi adalah sektor industri pariwisata atau jasa. Kemudian diikuti oleh Sektor Industri Kecil Menengah (IKM). Perkembangan IKM di Kota Denpasar rata-rata mengalami pertumbuhan sebanyak 0,2 persen tiap tahunnya.

Mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar memberikan pelatihan kemasan kepada 125 orang siswa SMA/SMK. Kegiatan mengisi waktu liburan para siswa ini, diharapkan Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra agar menambah wawasan serta mempersiapkan setelah lulus mampu menjadi wirausaha muda yang tangguh. Di samping itu, kemasan merupakan salah satu langkah untuk dapat meningkatkan seni, kreasi dan kualitas untuk menambah nilai jual sebuah produk.

Pentingnya peningkatan dan penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diwujudkan dalam pelatihan ini, memberi kesempatan tumbuhnya sistem ekonomi yang memiliki daya saing. Hal ini disampaikan dalam sambutan Kadis Perindag Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gatra. M.Si., yang dibacakan Kabid Perindusrtian Kerajinan Aneka dan Sandang, IA Dewi Citrawati, S.E.,M.Si,,  Senin (12/6) di Denpasar Design Center. ‎

Menurutnya, ‎pencanangan Denpasar sebagai kota kreatif merupakan kebijakan yang sangat tepat, dalam menyiapkan SDM pekerja guna menghadapi tantangan dan daya saing ekonomi pada saat perdagangan bebas (Masyarakat Ekonomi ASEAN), serta dalam menyongsong Word Tourism Organisation (WTO) 2020 yang akan datang. Untuk itu, sangat diharapkan para siswa/siswi berupaya aktif untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kreativitas, khususnya dalam mengemas sebuah produk beserta turunannya dalam dinamika perkembangan teknologi yang sangat cepat. (sta)

BAGIKAN