Tabanan (Bisnis Bali) – Sejumlah perbankan mengimbau sejumlah kalangan debitur untuk melakukan pembayaran kredit lebih awal, khususnya untuk nasabah yang memiliki pinjaman jatuh tempo pada 23-30 Juni nanti. Imbauan tersebut seiring dengan libur panjang di kalangan perbankan terkait momen hari raya Idul Fitri.

Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, IB Ary Wijaya Guntur, di Tabanan, Senin (12/6) kemarin mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan layanan penukaran uang pecahan kecil terkait momen hari raya Idul Fitri. Terkait itu pula, khususnya bagi kalangan debitur dalam memenuhi kewajiban seiring tenggang waktu yang lebih pendek dari bulan sebelumnya, karena adanya libur panjang hari raya yang dimulai pada 23 Juni-30 Juni nanti, diimbau agar melakukan pembayaran kewajiban lebih awal khusus pada Juni ini.

“Kami imbau debitur agar lebih awal melakukan transaksi, karena ini akan berpengaruh juga pada kondisi dari nasabah itu sendiri,” tuturnya.

Jelas Ary, bila seandainya nasabah terlambat melakukan transaksi, dalam sistem informasi perbankan akan terlihat nasabah bersangkutan berstatus pernah ada tunggakan kredit. Bercermin dari kondisi tersebut, sarannya, agar tidak terjadi masalah di kalangan debitur, sebaiknya memang mereka (nasabah) melakukan pembayaran lebih awal.

“Meski sebelumnya jadwal libur bersama yang telah disusun 2017 ini terkait libur Idul Fitri direncanakan dari 25-30 Juni nanti. Namun, nantinya tidak menutup kemungkinan ada kebijakan baru dari kantor pusat terkait layanan. Apakah nantinya akan buka terbatas khusus pada 29 dan 30 Juni nanti atau tidak, itu masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari kantor pusat,” ujarnya.(man)

BAGIKAN