BBTF pun Bersiap Jadi ”Market Place” 

19
Kegiatan transaksi mempertemukan pembeli dan penjual dalam ajang BBTF 2017.(kup)

Pelaksanaan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2017 memang pada awalnya hanya mempromosikan pariwisata Bali dan Indonesia secara umum. Bagaimana BBTF ini mampu menjadi market place arena bisnis buyer dan seller dalam dan luar negeri?

PELAKSANAAN BBTF 2017 merupakan bagian even promosi buyer internasional. Untuk menjadi market place, BBTF ke depan tidak hanya mempromosikan pariwisata Indonesia melalui Bali beyond melainkan juga paket pariwisata dunia yang dibawakan oleh seller dari luar negeri.

Even BBTF sudah diselenggarakan sejak 2014. Pelaksanaan BBTF ini untuk
memperkenalkan destinasi di Indonesia yang unik termasuk destinasi baru. Dalam perjalanannya, even BBTF mampu mendatangkan para buyer yang potensial dari seluruh penjuru dunia. Para seller yang akan memasarkan daya tarik pariwisata Indonesia juga hadir dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tujuan awal pelaksanaan BBTF memang untuk mempromosikan destinasi wisata di Indonesia ke pasar wisata mancanegara. Selanjutnya, untuk menjadi market place BBTF ke depan mesti lebih terbuka menerima masuknya seller dari luar negeri.

BBTF selama ini bisa dipandang sebagai pameran wisata Indonesia berskala internasional. Ke depan dengan masuknya seller dari luar negeri, BBTF akan menjadi pameran wisata internasional yang setara dengan pelaksanaan travel fair di ITB Berlin dan pameran wisata lainnya di dunia.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya mengatakan, BBTF 2018 diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak lagi sellers  dari Indonesia dan mancanegara. BBTF merupakan kesempatan emas bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk mempromosikan dan menjual tujuan pariwisata yang ada di daerahnya.

Ia menjelaskan, BBTF ini dilaksanakan di Bali yang merupakan tujuan pariwisata terkenal di dunia. Khusus bagi seller di Indonesia bisa menghemat biaya mengikuti pameran wisata di Bali melalui BBTF ketimbang mengikuti pameran wisata di luar negeri.

Arief Yahya memandang untuk meningkatkan seller dari Indonesia mengikuti pameran wisata di Bali, pelaksanaan BBTF mesti lebih terbuka. Ini akan memberikan kesempatan seller dari luar negeri memasarkan produk wisata di luar negeri. (kup)

BAGIKAN