Denpasar (Bisnis Bali) – Menjelang libur Lebaran, kalangan perbankan di Bali mengimbau kepada nasabah untuk menyetor kewajiban paling lambat 22 Juni mendatang. Imbauan ini diinformasikan bagi debitur agar tidak bingung karena setelah 22 Juni perbankan akan libur panjang perayaan Idul Fitri.

Pemimpin Bisnis Banking BNI Kanwil Denpasar, Setiawan Jahja Adie di Renon, Senin (12/6) kemarin mengatakan, imbauan tersebut bukan berarti tanggal jatuh tempo pembayaran kredit dimajukan. Ini hanya sebagai informasi bila perbankan siap melayani pembayaran lebih cepat karena akan masuk libur panjang.

“Imbauan ini kita informasikan kepada debitur melalui SMS, telepon, surat dan pengumuman di spanduk-spanduk,” katanya.

Intinya perbankan hanya mengingatkan kepada debitur agar  mereka tidak kesulitan karena banyak bank yang libur. Kendati demikian, kata dia, debitur tetap masih bisa membayar kewajibannya bila tidak mengetahui informasi tersebut dengan cara menyetor di anjungan tunai mandiri (ATM) setor tunai, outlet weekend banking dan outlet yang buka operasional terbatas.

“Yang penting sebelum jatuh tempo kewajibannya sudah disetorkan,” sarannya.

Lanjut ia menjelaskan, untuk memberikan layanan yang optimal kepada para nasabahnya selama libur hari raya, bank yang didirikan di masa perjuangan kemerdekaan (5 Juli 1946- red) tersebut, akan tetap buka dengan operasional terbatas di 3 cabang serta 3 outlet weekend banking antara 26 Juni sampai 2 Juli 2017. Transaksi yang dapat dilayani selama operasional terbatas di antaranya setoran/penarikan rekening IDR, pemindahbukuan antar rekening BNI (IDR & valas), setoran BBM/Non BBM, setoran pajak (terbatas), serta transaksi kliring/RTGS (sesuai kalender operasional Bank Indonesia). (dik)

BAGIKAN