Bali Diharapkan Jadi “Market Place”

27
BBTF - Transaksi yang terjadi dalam ajang BBTF 2017 (kup)

Mangupura (Bisnis Bali) – Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) mendatang diharapkan bisa lebih terbuka untuk pasar mancanegara sehingga Bali bisa menjadi market place. Menteri Pariwisata Arief Yahya, belum lama ini mengatakan, BBTF 2018 diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak lagi seller dari Indonesia dan mancanegara.

Ia mengungkapkan, BBTF merupakan kesempatan emas bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk mempromosikan dan menjual tujuan pariwisata yang ada di daerahnya. BBTF ini dilaksanakan di Bali yang merupakan tujuan pariwisata terkenal di dunia. “Daerah lain dari segi biaya juga lebih sedikit dibandingkan dengan mengikuti kegiatan serupa di luar negeri,” katanya.

Arief Yahya melihat BBTF harus menjadi sebuah arena bisnis dengan mengundang penjual dari luar negeri. Selama BBTF 2017, Bali masih berada di urutan puncak tujuan pariwisata yang diincar oleh para buyer. Namun, para buyer juga menunjukkan ketertarikan yang luar biasa kepada tujuan-tujuan pariwisata di luar Bali, seperti Toraja yang dibanjiri pembeli di luar pertemuan yang sudah dijadwalkan di hari ke-2.

Wakil Bupati Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT), Marthen Ngailu Toni SP selaku seller BBTF 2017 mengatakan, Sumba Barat memiliki potensi pariwisata yang perlu dipromosikan kepada wisatawan. Bali diharapkan menjadi pintu masuk wisatawan ke Sumba Barat.

Marthen Ngailu menjelaskan, melalui BBTF ini Sumbat Barat ingin memperkenalkan potensi wisatanya mulai dari alam, pantai berpasir putih, air terjun, danau dan lainnya, termasuk atraksi budaya Sumba Barat, budaya kampung adat megalitik dan lainnya. Pemkab Sumba Barat juga memfasilitasi travel di Sumba Barat guna mengikuti BBTF.

Melalui BBTF, pelaku pariwisata di Sumba Barat bekerja sama dengan para buyer untuk mengarahkan wisatawan setelah berlibur ke Bali selanjutnya bisa singgah ke Sumba Barat. Melalui BBTF 2016, sudah ada kontribusi kenaikan kunjungan wisatawan ke Sumba Barat dan realisasi bisa mencapai 10 persen.  (kup)

BAGIKAN