Ojek ”Online” Dorong Pemasaran Produk UMKM

19
  OJEK - Arno Tse (kiri) saat memaparkan manfaat ojek online bagi UMKM (wid)

Denpasar (Bisnis Bali) – Layanan ojek dengan menggunakan aplikasi online yang menyediakan berbagai layanan mulai dari transportasi, logistik, pembayaran hingga layanan antar makanan kian diminati masyarakat. Hal ini ternyata juga mampu mendukung peningkatan pemasaran produk UMKM di Bali khususnya makanan, melalui jasa layanan antar makanan.

Salah satu penyedia aplikasi layanan online ini, Go-Jek mencatat hingga Juni 2017 lebih dari 100.000 penjual makanan di seluruh Indonesia yang tergabung dalam aplikasi ini. Khusus untuk di Bali layanan yang paling disukai masyarakat adalah layanan antar makanan yang sekitar 5.500 penjual makanan telah tergabung dan tidak hanya makanan dengan brand terkenal, namun makanan produksi rumahan yang lebih banyak tergabung dengan aplikasi ini. “Jenis makanan produksi UMKM ini yang lebih laris di Bali,” ungkap Senior Vice President Go-Jek Indonesia, Arno Tse, belum lama ini.

Selain itu, ia juga mengatakan keberadaan ojek online ini juga membantu mengurangi pengangguran, dengan banyaknya masyarakat khususnya generasi muda yang tergabung menjadi driver. “Saat ini 47 persen driver kami adalah lulusan SMK dan S1. Ini dikarenakan, pekerjaan ini mudah dilakukan dan tidak mengikat waktu pekerja,” katanya. (wid)

BAGIKAN