Koperasi di Tabanan Mampu Kantongi SHU Rp 28,5 Miliar  

12
Rakerda Dekopinda Kabupaten Tabanan tahun buku 2016  (man)

Tabanan (Bisnis Bali) –  Performa koperasi di Kabupaten Tabanan sangat meyakinkan. Betapa tidak, dengan sokongan 524 unit usaha aktif, koperasi di daerah lumbung pangan ini mampu mengantongi sisa hasil usaha (SHU) Rp 28,5 miliar pada 2016. Hal itu terungkap saat Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Tabanan menggelar Rakerda Tahun Buku 2016 di KUD Penebel, Tabanan, Sabtu (10/6) lalu.

Selain SHU, koperasi di Tabanan memiliki modal sendiri sekitar Rp 323,5 miliar, modal luar Rp 887,4 miliar. Selain itu, volume usahanya sekitar Rp 1 triliun, dan aset  Rp 1,1 triliun.

Ketua Dekopinda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa dalam laporannya mengemukakan, sepanjang 2016 Dekopinda Tabanan telah melakukan berbagai kegiatan yang telah diprogramkan sebelumnya. Masing-masing bidang telah melaksanakan program pembangunan maupun rutin seperti yang diamanatkan dalam Rakerda pada 2015.

Di sisi lain, kata Wirna Ariwangsa, perkembangan kelembagaan koperasi di Kabupaten Tabanan cukup baik. Sampai Desember 2016 jumlah koperasi di Tabanan tercatat 559 unit. Dari jumlah tersebut, 524 koperasi aktif dan 35 tidak aktif.

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, koperasi di Kabupaten Tabanan telah memiliki jumlah anggota tercatat mencapai 89.077 orang, manajer koperasi 431 orang dan karyawan koperasi 2.859 orang.

“Jumlah modal koperasi sendiri sekitar Rp 323,5 miliar, modal luar Rp 887,4 miliar. Sementara volume usaha koperasi di Tabanan sekitar Rp 1 triliun, aset  Rp 1,1 triliun dan SHU sekitar Rp 28,5 miliar,” katanya. (man)

BAGIKAN