Musim Panas, Perajin Layang-layang Ramai Permintaan

19

Singaraja (Bisnis Bali) – Permainan layang-layang hampir disukai semua umur dan kalangan. Itulah sebabnya bisnis pembuatan layang-layang tetap cerah sampai sekarang. Tak hanya layang-layang biasa, permintaan dengan berbagai bentuk juga masih tinggi. Layang-layang yang merupakan permainan musiman menjadi mainan semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa. Karena itu, layang-layang sampai sekarang masih laris manis di pasaran. Tidak heran para perajin layang-layang bisa kebanjiran order ketika memasuki musim panas dan musim permainan layang-layang tiba.

I Made Yasinta, seorang perajin layang-layang musiman dari Banjar Labak Desa Anturan, Buleleng salah satunya. Memasuki musim liburan, dirinya mulai kebanjiran permintaan akan layangan berbagai ukuran. Permintaan itu baik dari pengepul hingga pedagang. Yang paling banyak dicari pedagang adalah layang-layang ukuran sedang untuk permainan anak – anak. Dengan modal bambu dan plastik warna warni dirinya mampu mengkreasikan semua bahan baku itu menjadi layang-layang kreasi bernilai jual tinggi.

Dikatakannya, dalam sehari dirinya mampu membuat 25 – 30 layang-layang ukuran sedang untuk anak – anak.  Adapun pemasaran layang-layang ini ada yang dijual di Kabupaten Buleleng bahkan hingga Denpasar. Untuk satu  layang-layang ukuran sedang dirinya menjual Rp 5.000 per pcs kepada pedagang. “Biasanya ada pengepul yang memesan layang-layang untuk dijual di Denpasar,” tandasnya. (ira) 

BAGIKAN