Tekan Gangguan, Pasokan Listrik PLN di Gianyar Aman

24
Penyampaian informasi pasokan dan penanganan gangguan layanan listrik di PLN Rayon Gianyar. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Pasokan listrik didistribuskan ke pelangan  Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Gianyar relatif aman. Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Bali, Gusti Ketut Putra, didampingi Manager PLN Rayon Gianyar, Anggoro Fajar Gandajati, Selasa (6/6), mengatakan, PLN berupaya menekan gangguan yang bisa merusak jaringan listrik PLN sehingga layanan listrik ke pelanggan relatif aman.

Gusti Ketut Putra mengungkapkan, PLN memiliki pasokan listrik  1380 MW. Saat ini, penggunakaan listrik saat beban puncak 860 MW. Ini menunjukkan PLN Bali masih memiliki jatah sisa listrik yang belum terpakai 40 persen. Ia menjelaskan, tidak hanya pelanggan listrik di Gianyar, pasokan listrik untuk Bali cukup memenuhi kebutuhan listrik di Bali.  Pasokan listrik di Bali cukup memenuhi kebutuhan sampai 5 tahun ke depan. Masyarakat yang membutuhkan pemasangan listrik baru dipastikan akan terpenuhi, terkecuali ada hambatan teknis di lapangan. Ini seperti sulitnya penambahan pemasangan tiang listrik sehingga layanan listrik tidak bisa menjangkau calon pelanggan PLN.

Dipaparkannya, pasokan listrik Bali berasal dari PLTU Celukan Bawang, Sanggaran, Pemaron dan pasokan listrik dari Jawa. Pasokan listrik cukup memenuhi kebutuhan pelanggan listrik di Bali sehingga pemandangan listrik bergilir bisa diminimalisir.  Menurutnya kendala yang dihadapi di lapangan PLN kesulitan memperluas jaringan listrik. Ini salah satunya pemasangan tiang perluasan jaringan listrik.  Pemasangan tiang listrik tentunya wajib mendapatkan izin penghuni atau pelik tanah. Untuk itu, masyarakat dimohon pengertian jika tanahnya miliknya dipasangi tiang listrik. Pemasangan tiang ini untuk memaksimalkan jaringan dan layanan listrik ke masyarakat.

Manager PLN Rayon Gianyar, Anggoro Fajar Gandajati menegaskan, pasokan energi listrik untuk masyarakat Gianyar khususnya relatif aman. Daya listrik yang dimiliki PLN mampu memnuhi kebutuhan listrik dari masyarakat.  Ia menjelaskan, pelanggan listrik di Kabupaten Gianyar mencapai 140 ribu pelanggan. Pelanggan tersebar di seluruh kabupaten Gianyar.

Pemakaian listrik terbesar memang di wilayah Ubud. Ini dikarena pusat pariwisata seperti hotel dan vila terletak di seputar Ubud.  Diakuinya, sebelum ditetapkannya tarif subsidi dan non subdisi, PLN rayon gianyar membatasi permohonon pasang baru daya 900. Kini dengan adanya dua tarif oleh PLN, pemasangan listrik dengan daya 900 bisa terlayani dengan baik.  (kup)

BAGIKAN