Pengembangan Desa Wisata Dukung Pariwisata Bali

15
DESA WISATA - Salah satu desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan di Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Untuk menggaet lebih banyak wisatawan diperlukan daya tarik wisata baru. Ketua Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali, Putu Anom, Selasa (6/6) mengatakan, pengembangan desa wisata menjadi salah satu penopang pariwisata Bali.

Ia mengungkapkan, desa wisata memiliki makna yang berbeda dengan wisata desa. Kalau desa wisata dilihat dari segi produsen yakni potensi yang dimiliki desa baik, alam, sosial budaya dengan keunikannya dan SDM sebagai pendukungnya.

Ia menjelaskan, wisata desa dilihat dari konsumen yakni wisatawan yang berpotensi mengunjungi desa tersebut. Ini dikarenakan, hal ini penting untuk memasarkan desa wisata tersebut agar jelas pangsa pasarnya.

Dipaparkannya, desa wisata di Bali secara umum belum berkembang optimal karena terkendala akses jalan, infrastruktur penunjang, penataan objek, pengelolaan, pengawasan, kontroling, evaluasi, kelemahan SDM. Desa wisata pengembangan harus memadukan antara top down (arahan pemerintah) maupun bottom up yang merupakan keinginan masyarakat desa.

Desa wisata berkembangnya diawali oleh pionir-pionir tokoh wisata. Sementara itu, mereka yang sering mendapatkan manfaat adanya desa wisata lebih banyak pionir tersebut.  Masyarakat desa hanya sebatas sebagai pekerja. (kup)

BAGIKAN