Merger Empat Desa Adat LPD Yeh Bakung Tumbuh Sehat dengan Aset Rp 5 Miliar

21

Tabanan (Bisnis Bali) – Terdiri dari gabungan empat desa adat, LPD Yeh Bakung di Kecamatan Selemadeg Barat mampu membuktikan diri sebaga lembaga keuangan desa yang memiliki performa meyakinkan. Pertumbuhan usaha mengalami kecenderungan peningkatan dibuktikan dengan pencapaian aset mencapai Rp 5 miliar pada triwulan I/2017 lalu.

Kepala LPD Yeh Bakung, Wayan Suartika, Selasa (6/6), mengungkapkan, kinerja LPD Yeh Bakung mengalami pertumbuhan yang menggembirakan selama ini. Meski, itu terjadi di tengah gempuran dengan maraknya lembaga keuangan atau ketatnya usaha sejenis saat ini. Imbuhnya, didirikan sekitar pada 1998 lalu dengan modal awal Rp 12 jutaan, dibantu dari pemerintah mencapai Rp 5 juta, dan dari masyarakat, kini LPD Yeh Bakung telah mampu membukukan modal sendiri mencapai Rp 438 juta per 2016 dan aset Rp 5 miliar yang terdiri di antaranya tanah, tanah untuk kantor, dan tanah untuk sekolah TK.

“Selain itu, LPD Yeh Bakung juga telah mampu membukukan laba mencapai Rp 28 juta pada triwulan I/2017. Ditopang di antaranya dengan 105 nasabah peminjam, 79 nasabah tabungan deposito, dan 1.050 orang nasabah tabungan,” tuturnya.

Di sisi lain paparnya, tercipta atau terbentuk LPD Yeh Bakung ini cukup unik dibandingkan dengan keberadaan LPD lainnya di Kabupaten Tabanan selama ini. LPD Yeh Bakung terbentuk merupakan dari gabungan empat desa adat, yakni desa adat Bukit Tumpeng, desa adat Bangkiang Jaran, desa adat Beje, dan desa adat Yeh Bankung.

Suartika menjelaskan, latar belakang penggabungannya karena faktor jumlah masyarakat per desa adat yang sedikit, sehingga minimnya jumlah masyarakat tersebut dikaitkan dengan aturan LPD yang tidak diperkenankan mencari nasabah di luar desa adat, maka tidak akan memungkinkan mampu menopang kinerja LPD.

Akhirnya dari kondisi tersebut disepakati empat desa adat tersebut bergabung untuk membentuk LPD Yeh Bakung, sehingga cakupan nasabah yang disasar menjadi lebih luas (empat desa adat) untuk mampu menopang pertumbuhan LPD.

“Alasan lain bergabungnya desa adat membentuk LPD Yeh Bakung ini juga karena kebetulan empat desa adat tersebut sama-sama sebagai pengemong dalam mengaturkan pujawali di Pura Luhur Puncak Rangda,” ujarnya. (man)

BAGIKAN