Kurangi Angka Pengangguran Denpasar kembali Gelar ’’Job Fair’’  

35
  Suasana Rapat Persiapan Job Fair ke-12 yang akan dilaksanakan selama 4 hari di areal Parkir Taman Kota Lumintang Denpasar. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar menggelar Bursa Tenaga Kerja atau dikenal job fair. Job fair kali ini sudah yang ke-12 kalinya dan akan mengajak 30 perusahaan sebagai peserta job fair  dengan menyiapkan lowongan sampai ‎7.391 sesuai bidangnya.

Kegiatan job fair merupakan komitmen Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Waki Kota Denpasar, Jaya Negara untuk mengurangi angka pengangguran dan rutin dilaksanakan. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Drs. IGA  Rai Anom Suradi, M.M., didampingi Kabid ‎Penempatan Tenaga Kerja, I Wayan Suwena, S.Sos., Selasa (6/6), saat Rapat Persiapan job fair di Denpasar.

Sambutan ‎Wali Kota Denpasar yang dibacakan Rai Anom Suradi menegaskan, pekerjaan mempunyai makna yang sangat penting di dalam kehidupan, sehingga tiap orang membutuhkan pekerjaan. Pekerjaan itu dapat dimaknai sebagai sumber penghasilan seseorang, untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi diri dan keluarga. Selain itu, dapat juga dipakai sebagai sarana mengaktualisasikan diri, sehingga seseorang merasa lebih berharga baik bagi dirinya sendiri, keluarga maupun lingkungannya. Hak atas pekerjaan semua orang merupakan hak asasi yang paling melekat yang wajib dijunjung tinggi dan dihormati sesuai amanat UUD 45 padal 27 ayat 2.

Pada kenyataannya karena keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja kadang tidak sesuai dengan kualifikasi persyaratan lowongan pekerjaan yang tersedia, mengakibatkan banyak tenaga kerja tidak terserap, sehingga menimbulkan adanya pengangguran .Jumlah pengangguran setiap saat cendrung meningkat. Hal ini harus dicarikan solusi yang tepat.

Rai Mantra menegaskan, Pemkot Denpasar selalu berupaya mencari terobosan guna menanggulangi angka pegangguran. Diantaranya, melalui kegiatan penyelenggaraan bursa kerja (job fair ). Kegiatan ini adalah ajang para pencari kerja dapat menemukan pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan.  Sama halnya peguna tenaga kerja mendapatkan SDM sesuai persyaratan lowongan kerja yang diinginkan. Di samping peluasan kerja formal melalui kegiatan job fair telah dikembangkan kesempatan kerja di sektor informal, yaitu dengan memberikan berbagai jenis pelatihan keterampilan kerja.

Hal  lain yang ditempuh pemerintah dalam menangani pegangguran yaitu, penempatan tenaga kerja luar negeri. Merupakan program alternatif dan sangat setrategis memperluas kesempatan kerja, penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri merupakan suatu upaya mewujudkan hal dan kesempatan yang sama bagi tenaga kerja memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.

”‎Saya berharap agar pencari kerja dapat terserap lebih banyak, penempatannya, baik di dalam maupun di luar negeri dengan melibatkan pihak terkait. Seperti Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).  Mampu mengasilkan tenaga kerja terampil dan kompeten yang siap pakai. Juga Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) sangat berperan dalam menekan jumlah pengangguran,” katanya sambil berharap semua peserta memberikan laporan penerimaan tenaga kerja sehingga dapat dilakukan evaluasi.

Sementara itu Ketua Panitia, Wayan Suwena menyebutkan, kegiatan bursa kesempatan kerja sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Job fair kali ini merupakan ke 12 kalinya. Selanjutnya mengenai maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini mempasilitasi pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan keterampilan yang dimilikinya, serta membantu perusahaan pengguna tenaga kerja mendapatkan SDM sesuai dengan persyaratan jabatan.

Mengetahui kecenderungan kualitas pencari kerja, jenis pekerjaan dan lowongan pekerjaan yang tersedia. Mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja, sedangkan tujuannya, lanjut Suwena untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pihak pengguna tenaga kerja atau perusahaan melalui sistem antar kerja secara langsung, guna mempermudah proses penempatan, baik penempatan di dalam negeri maupun di luar negeri.

”Jumlah peserta 30 perusahaan dengan lowongan yang tersedia sebanyak 7391 orang. Peserta perusahan pengguna tenaga kerja yang bergerak di bidang keuangan, perdagangan  dan jasa. Juga berbagai sektor lapangan usaha yang sedang mencari tenaga kerja untuk penempatan lokal atau luar negeri. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai Selasa (13/6) hingga Jumat (16/6), berlokasi di areal parkir utara Taman Kota Lumintang Denpasar,” jelas Suwena. (ad1.091)

BAGIKAN