MESKI terlihat sangat sederhana, budi daya kunyit ternyata cukup potensial untuk dikembangkan. Kunyit banyak dibutuhkan terutama sebagai bahan rempah dan obat-obatan. Masa panen kunyit juga relatif cepat yaitu sekitar 6 bulanan.

“Kunyit tanaman yang mudah perawatannya, sehingga mudah dibudidayakan. Hasil panen tanaman kunyit ini sangat banyak yakni bisa mencapai 30 ton per hektar,” papar
Dr. Ir. I Ketut Arnawa, M.P., dosen Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar. Luas lahan satu hektar dalam kurun waktu 6 bulan mampu menghasilkan kunyit basah 30 sampai 40 ton. Jika dijual dengan harga Rp 1.500 per kg, maka bisa menghasilkan uang sekitar Rp 45 juta sampai Rp 60 juta. Dari segi budi daya, tanaman kunyit tidak sesulit tanaman lain. Tanaman kunyit merupakan tanaman semak yang mudah tumbuh.

Kunyit akan tumbuh subur pada  daerah dengan intensitas cahaya penuh atau sedang dan dengan curah hujan antara 1.000-4.000mm/tahun. Kunyit tumbuh subur pada tanah gembur dan jenis tanah yang paling cocok adalah tanah ringan dengan bahan organik yang tinggi dan tanah lempung berpasir yang tidak tergenang.

“Untuk mulai penanaman, siapkan bibit terlebih dahulu. Bibit bisa dibuat dari pecahan rimpang yang sehat dan bersih dari penyakit dan kerikil. Rimpang dipotong dengan ukuran 3-7cm dan berat seragam (20-30 gram) setelah itu bekas potongan ditutup dengan abu dapur,” ucapnya. Setelah itu bibit disemaikan dengan cara diangin-anginkan di tempat teduh selama 1-1,5 bulan dan disiram pagi dan sore hari. Setelah muncul mata tunas, maka pembibitan sudah jadi dan harus dipindahkan ke tempat persemaian hingga mata tunas tumbuh 2-3cm. Setelah itu penanaman pada lahan bisa dilakukan.

“Sebelum ditanam lakukan pengolahan lahan, yaitu bersihkan dari daun, rumput dan hama pengganggu. 30 hari sebelum penanaman cangkul lahan, kemudian biarkan terkena matahari selama 1-2 minggu agar hama penyakit dalam tanah mati dan gas berbahaya menguap,” tandasnya.

Selanjutnya, buat bedengan dengan lebar 60-100 cm dan tinggi 25-45 cm dengan jarak antarbedengan 30-50cm. Sebelum ditanami bedengan diberi pupuk dengan pupuk kandang yang sudah jadi dan dibiarkan 1 minggu.

Penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan. Bibit ditutup tanah tetapi jangan dipadatkan. Cara tanam yang demikian akan membuat kunyit cepat tumbuh daunya dan akarnya juga cepat menyebar. “Untuk pemeliharaan, tanaman kunyit termasuk tanaman tidak tahan air. Oleh sebab itu drainase dan pengaturan pengairan perlu dilakukan secermat mungkin agar tanaman terbebas dari genangan air sehingga rimpang tidak membusuk,” paparnya. (pur)

 

BAGIKAN