Kabupaten Tabanan Pertahankan Opini WTP  untuk Ketiga Kalinya  

16
Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi, Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho menyerahkan piagam opini WTP kepada Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.  (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Untuk ketiga kalinya Pemerintah Kabupaten Tabanan berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Bali untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2016.

Keberhasilan Pemkab Tabanan memperoleh opini WTP ini terungkap dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) laporan keuangan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bali yang berlangsung di Auditorium Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Jumat (2/6).

Opini WTP yang diperoleh Kabupaten Tabanan ini dikuatkan dalam piagam yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Yulindra Tri Kusumo Nugroho kepada Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Dalam sambutannya, Yulindra Tri Kusumo mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, opini BPK atas laporan Keuangan TA 2016 pada Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Bangli adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Ini sekaligus menandakan seluruh pemerintah daerah se-Provinsi Bali mulai dari tingkatan provinsi sampai dengan kabupaten/kota, laporan keuangan untuk tahun 2016 seluruhnya memperoleh WTP,” jelasnya.

Dikatakannya, secara umum BPK masih menemukan adanya kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dalam penyusunan laporan keuangan dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kelemahan SPI antara lain, proses penyusunan laporan belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan, antara lain masih terdapat penatausahaan aset yang belum tertib dan masih terdapat pengelolaan pendapatan daerah yang belum memadai,” ujarnya. (man)

BAGIKAN