Bali tetap Aman Dikunjungi Wisatawan

14
Kunjungan wisatawan Jepang ke Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Adanya jaringan terorisme yang berdampak pada aksi teror di beberapa negara sebelumnya, sempat dikhawatirkan akan berdampak pada pariwisata Bali. Ketua Dewan Pengawas Tata Krama Asita Bali, Komang Takuaki Banuartha, Jumat (2/6) mengatakan, meski terjadi aksi teror bom di sejumlah negara, pasar Jepang tidak terjadi pembatalan berlibur ke Bali.

Ia mengungkapkan, ledakan bom di Jakarta dan Inggris serta negara lain, dinilai mengurangi kenyamanan wisatawan. Hal ini sempat dipertanyakan agen Jepang terkait aksi teror bom tersebut.

Director Sari Tour ini menjelaskan, pelaku pariwisata di Bali tentu memastikan Bali masih aman dikunjungi. Selama ini Bali memang aman dikunjungi. “Meski ada teror bom, dipastikan Bali tetap aman,” katanya.

Ia memaparkan, pasar Jepang tidak ada pembatalan kunjungan ke Bali. Kunjungan wisatawan Jepang ke Bali berjalan normal.

Lebih lanjut dikatakannya, pasar Jepang mendengar isu terorisme. Pasar merekam kejadian aksi terorisme di beberapa negara di dunia.

Ia mengatakan, Asita menegaskan, Bali aman dikunjungi. Pemerintah bersama aparat kepolisian memperketat pengamanan pintu masuk Bali.

Kepolisian di Bali tetap siaga dan aman. Ini menjadi dasar keyakinan wisatawan Jepang merasa nyaman berlibur ke Bali. Selain ke Bali, wisatawan Jepang berlibur ke Vietnam, Filipina, dan Hawai. (kup)

BAGIKAN