Sinergi BPR dan LKM, Cegah Masuknya Bank Asing

15

Gianyar (Bisnis Bali) – Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), lembaga keuangan asing memungkinkan mengembangkan usaha di Bali. Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, Kamis (1/6) mengatakan, di tengah tekanan masuknya bank asing, bank umum, bank perkreditan rakyat (BPR), dan lembangan keuangan mikro seperti LPD dan koperasi di Bali harus bersinergi sehingga optimal untuk mengangkat perekonomian masyarakat dan mendorong tumbuhnya sektor UMKM.

Ia mengatakan, memasuki era MEA, BPR dan lembaga keuangan mikro akan dihadapkan dengan persaingan ekonomi dan adanya lembaga keuangan global termasuk bank asing. BPR harus bersinergi dengan bank umum lokal dan lembaga keuangan mikro di Bali.

Ia menjelaskan, di tengah gencarnya persaingan ekonomi ASEAN (MEA), tentunya SDM dari negara lain begitu mudahnya masuk ke Indonesia. Bali sebagai pusat incaran utama, karena merupakan daerah pariwisata. Tidak hanya tenaga kerja asing, bank dan lembaga keuangan asing juga tertarik mengembangkan usaha di Bali.

Dipaparkannya, konsep global pembiayaan ke depan, lembaga keuangan mikro dituntut melakukan penguatan. BPD Bali bisa bersinergi dengan BPR, LPD dan koperasi. Ini dalam satu rangkaian kerja sama dan sinergi. (kup)

BAGIKAN