Pariwisata Bali harus Berikan Rasa Aman 

18

Denpasar (Bisnis Bali) – Teroris yang melakukan teror bom di berbagai negara di dunia memiliki jaringan internasional. Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, IB. Agung Partha Adnyana, belum lama ini mengatakan, menyikapi ancaman teroris di berbagai negara, pariwisata Bali wajib memberikan rasa aman kepada wisatawan yang berlibur ke Bali.

Ia mengungkapkan, teror bom tidak hanya terjadi Indonesia. Teror bom ini juga terjadi di Filipina, Thailand, dan Inggris. Ancaman teror bom ini menjadi ancaman bagi dunia internasional.

Menurut IB Agung Partha, di Indonesia ledakan bom terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Hal ini memunculkan korban jiwa dan mengarah pada ancaman kepada aparat keamanan dan memberikan suasana tidak aman.

Dipaparkannya, teror bom terjadi berbagai negara. Hal ini tentunya memunculkan ketegangan terhadap sektor pariwisata dunia.

Lebih lanjut dikatakannya, tujuan teror bom ini memberikan suasana mencekam dan tidak aman. Kondisi ini memang akan berimplikasi pada sektor pariwisata. Kondisi ini bisa berimbas pada penurunan wisatawan dunia berpergian ke luar negeri.  (kup)

BAGIKAN