Unwar Tandatangani MoU dengan Kemenkop dan UKM  

15
KERJA SAMA - Penandatanganan MoU terkait gerakan koperasi dan kewirausahaan yang dilakukan Rektor Universitas Warmadewa dengan Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga. (pur)

Denpasar (Bisnis Bali) – Universitas Warmadewa melaksanakan penandatanganan MoU dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI  terkait gerakan koperasi dan kewirausahaan. Penandatanganan MoU tersebut dilanjutkan dengan pelatihan kewirausahaan  guna meningkatkan kapasitas SDM koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM).

Penandatanganan MoU dilakukan Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr.  Dewa Putu Widjana, DAP &E Sp.ParK dengan Menteri Koperasai dan UKM RI, AA Gede Ngurah  Puspayoga. Penandatanganan MoU disaksikan oleh   Ketua Yayasan  Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Dr. AA Gd Oka Wisnumurti, M.Si,  civitas akademika serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Widjana mengatakan, hal yang dilaksanakan  tersebut sangat penting, karena sangat strategis  untuk merangsang wirausaha muda. “Pelatihan ini tentu sangat penting, dan memiliki peran startegis dalam merangsang peningkatan wirausaha muda khusunya di  tingkat perguruan tinggi,” ujarnya.

Dilihat dari  data  Februari 2017  angka pengangguran  terbuka di Indonesia mencapai 5,33 persen di mana idealnya adalah 3 persen. Nah, untuk mencapai hal tersebut pelatihan seperti ini penting dilakukan. “Dengan ini  harapan kami koperasi dan wirausaha muda bisa menjadi soko guru perekonomian yang bisa memberikan kontribusi  signifikan terhadap penambahan domestik bruto di Indonesia, khususnya di Bali,” katanya, sembari mengatakan pelatihan seperti ini  bisa menstimulus wirausahawan muda di  kalangan mahasiswa  untuk  dapat tumbuh dan berkembang.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Dr. AA Gd Oka Wisnumurti, M.Si., mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Unwar. Karena apa yang dilaksanakan tersebut tentu  merupakan bagian dari penerapan nilai Sapta Bayu, di mana dalam hal tersebut, diharapkan dapat menciptakan  civitas akademika  yang unggul, berprestasi dan tentu membangun jejaring yang luas.

“Perguruan tinggi  swasta  khususnya Universitas Warmadewa yang mendidik mahasiswanya  tidak saja berkutat pada teoritikal skill, namun juga  mendekatkan hal tersebut dengan  teknikal skill  yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menjadi  entrepreneur dan tentu ini menjadi upaya yang sangat positif karena  di samping mereka belajar tentang teori  mahasiswa  juga didekatkan dengan dunia praktik  utamanya di dalam berkegiatan ekonomi kerakyatan  dan lebih spesifik  lagi yakni koperasi,” katanya. (pur)

BAGIKAN