Perpu KIRN Dinilai Mampu Dongkrak Penerimaan Pajak  

16
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali AA Ngurah Alit Wiraputra

Denpasar (Bisnis Bali) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali AA Ngurah Alit Wiraputra menyambut positif perpu terkait keterbukaan informasi rekening nasabah (KIRN) untuk bisa diakses oleh otoritas pajak yaitu Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). Transparansi aturan tersebut akan meningkatkan penerimaan pajak pemerintah, apalagi bila Ditjen Pajak berani mengecek rekening bank yang dimiliki sejumlah notaris nantinya.

“Kebijakan tersebut merupakan terobosan maju bagi pemerintah dan Kadin Bali sangat mendukung kebijakan tersebut. Saya berharap, dengan adanya perpu tersebut, Ditjen Pajak atau Kanwil Pajak di Bali memiliki pedoman dalam bekerja dengan melihat sumber-sumber penerimaan pajak yang selama ini belum dilaporkan dalam program tax amnesty (TA) lalu,” tutur Alit di Denpasar, (19/5) kemarin.

Ia menerangkan, caranya Kanwil Pajak harus berani “buru” melalui notaris. Sebab ada indikasi notaris di Bali ini banyak pegang aset milik orang asing yang mengatasnamakan orang lokal atau notaris itu sendiri. Beberapa aset tersebut tersimpan dalam bentuk dana di rekening mereka (notaris) dengan jumlah hingga miliaran rupiah. Imbuhnya, melalui “kongkalikong” tersebut, para pengusaha asing ini terhindar dari kewajiban membayar pajak yang seharusnya menjadi pemasukan bagi negara.

“Terkait hal tersebut, Ditjen Pajak bisa bekerja sama dengan Kementrian Keuangan dan TNI untuk melacak aset kepemilikan orang asing dan orang luar Bali. Yang selama ini memang belum tersentuh semua,” ujarnya. (man)

BAGIKAN