Disambut Positif, Informasi Rekening tidak lagi Rahasia  

15

Denpasar (Bisnis Bali) – Keterbukaan informasi rekening nasabah yang bisa diakses oleh ototritas pajak yaitu Derektorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), dinilai pengamat ekonomi dari Undiknas Unversity IB Raka Suardana, S.E., M.M. merupakan langkah yang positif yang diambil oleh pemerintah. Akses aparat pajak atas data nasabah industri keuangan tersebut, tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No.1/2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, dan aturan tersebut diteken Presiden Joko Widodo dan berlaku 8 Mei 2017 lalu.

Terang Raka Suardana di Denpasar, Kamis (18/5) lalu, keterbukaan informasi informasi rekening nasabah oleh Ditjen Pajak tersebut salah satunya akan ampuh untuk menekan jumlah para penunggak pajak. Dana-dana ilegal yang tidak didaftarkan sebelumnya oleh nasabah dalam pelaporan pajak akan menjadi mudah dilacak.

“Dampaknya nanti nasabah bank penunggak pajak ini akan berpikir dua kali untuk tidak melaporkan kekayaannya ke Ditjen Pajak,” tuturnya.

Jelas Raka, keterbukaan informasi rekening nasabah akan mendongkrak penerimaan pajak. Sebab, nasabah tidak bisa lagi menyembunyikan kepemilikan dana, meski kebijakan itu disikapi dengan menaruh dana di luar lembaga keuangan. Katanya, di mana pun dana nasabah tersebut tersimpan, akan dimungkinkan ketahuan oleh Ditjen Pajak khususnya ketika dana tersebut ditransaksikan oleh nasabah untuk pembelian dengan nominal yang besar. (man)

BAGIKAN