Denpasar (Bisnis Bali) – Culinary Bazzar menjadi event penting bagi pelaku industri kuliner dan industri lainnya, dalam mempromosikan barang dagangannya. Di setiap bazzar pasti ada saja jenis kuliner baru yang selalu ingin dicicipi. Salah satunya culinary bazzar di Pojok Sudirman.

Menurut Manager Digital Expansion Telkomsel Bali Nusra, Indra Dwi Hariadi, Kamis (18/5), selain meningkatkan penggunaan uang digital, terutama Tcash, Tap Market Culinary Bazzar yang digelar mulai 14 hingga 21 Mei, di Pojok Sudirman ini, juga untuk memperkenalkan kuliner lokal terbaru dengan melibatkan puluhan merchant lokal.

Pihaknya akui, program ini juga dirancang untuk memberikan apresiasi pada pengguna Tcash, terutama bagi kaum anak muda, serta ingin

lestarikan dan menjaga kuliner nusantara demi mengangkat kekayaan budaya Indonesia umumnya dan Bali khususnya.

Katanya, saat ini destinasi wisata ternama dunia tidak hanya terkenal akan keindahan tempatnya, namun juga kuliner sebagai salah satu daya tarik utamanya.

“Bagi pengguna Tcash yang memanfaatkan uang digital ini untuk bertransaksi ada diskon yang bisa diperoleh,” jelasnya. Misalnya, Senin-Jumat, diskonnya 20 persen, sedangkan pada akhir pekan, diskonnya 50 persen.

Program ini, lanjutnya, juga untuk mendukung program pemerintah mewujudkan ’’cashless society’’. Melalui program ini diharapkan Tcash bisa menjadi pilihan menarik bagi pelanggan. ‘’Banyak manfaat yang bisa didapat pengguna Tcash, karena bisa untuk pembayaran beragam transaksi, seperti kirim uang, belanja nasional, dan bayar cepat melalui cara Tap di beberapa merchant nasional,” sebutnya. (aya)

BAGIKAN