KPU Gianyar mulai Sosialisasi Dua  Kali Menjabat, tak bisa lagi  Jadi PPS, PPK, KPPS Pilkada

19
Sosialisasi Pemilukada serentak tahun 2018 yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, OKP dan parpol di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (17/5). (kup)

Gianyar (Bisnis Bali)- Penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) jelang Pilkada Gianyar tahun 2018 aturannya diperketat. Mereka yang sudah pernah menjadi panitia sebanyak dua kali, tidak diperkenankan lagi mengikuti rekrutmen.

Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar A.A. Gde Putra saat sosialisasi Pemilukada serentak tahun 2018 yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, OKP dan parpol di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (17/5).

“Penerimaan PPK, PPS dan KPPS di Pilkada Gianyar tahun 2018 untuk mereka yang belum pernah menjabat dua kali dalam pemilihan yang sama, ini aturan yang harus ditaati bersama,” ucap A.A. Putra.
Untuk Kabupaten Gianyar dihitung Pilkada tahun 2008 dan 2012. Kalau sudah pernah menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS pada tingkatan yang sama maka tak boleh lagi menjabat untuk pemilihan 2018.
Untuk menentukan bakal calon anggota PPK, PPS dan KPPS tersebut KPU Gianyar nantinya akan mempunyai  teknis tersendiri sehingga para pendaftar akan diketahui apakah mereka pernah menjabat dua kali atau belum. (kup)

BAGIKAN