Denpasar (Bisnis Bali) – Atas keprihatinan terhadap situasi NKRI yang terjadi belakangan ini, Universitas Warmadewa menggelar aksi damai hari ini, yang akan digelar pukul 12.00 wita. Adapun aksi damai akan diikuti oleh 5.000 mahasiswa yang mengajak pula  mahasiswa perguruan tinggi lainnya yaitu Stikes, Undira, STPBI dan  Unmas.

Koordinator aksi damai dari Warmadewa untuk Indonesia, Totok Nurasto, Rabu (17/5) kemarin dalam jumpa pers yang digelar di kampus Warmadewa mengatakan, aksi damai diawali dengan kumpul di kampus Warmadewa yang akan berjalan menuju kantor DPRD dan kantor Gubernur. “Aksi damai ini tidak hanya melibatkan mahasiswa namun juga seluruh civitas akademika, yang termasuk Rektor Unwar serta yayasan juga turut hadir dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, aksi ini adalah mendukung penuh  pemerintah untuk  mendengarkan aspirasi terutama yang menjadi poin penting.  Adapun dikatakannya, ada lima pernyataan sikap yaitu pertama pihaknya mendukung empat konsesus nasional yaitu  Pancasila, UUD 1945 NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.  Kedua  mahasiswa mendukung pemerintah untuk membubarkan gerakan radikalisme dan menindak tegas  pelakunya. Ketiga mahasiswa mendukung pemerintah untuk membersihkan aparatur negara dari pengaruh intoleransi dan radikalisme. Selanjutnya keempat,  mahasiswa  menolak  kepemimpinan khilafah di Indonesia  serta yang kelima yaitu menuntut penegakan hukum  terhadap anasir-anasir yang merongrong  Pancasila, UUD 1945  dan Bhineka Tunggal Ika demi tetap tegaknya NKRI. (wid)

BAGIKAN