Berbasis Digital Ekonomi Bali Optimis Tumbuh  

25

Denpasar (Bisnis Bali) – Kondisi ekonomi Bali optimis masih dapat tumbuh lebih baik ke depannya. Itu bisa terwujud dengan mau mendobrak kebiasaan selama ini yang bersifat konvensional dengan berbasis digital.

Rektor Undiknas University Prof. Dr. Gede Sri Darma, DBA., di Sidakarya, Rabu (16/5) kemarin mengatakan, saat ini zamannya internet of think. Jadi penentuan pertumbuhan sebaiknya tidak lagi berpedoman dengan data histori untuk mengetahui prediksi ke depan. Dengan internet of think, penentuan kebijakan yang digunakan masa depan sebaiknya berdasarkan data yang terjadi saat ini. Data saat ini lebih menunjukkan kondisi yang lebih real.

“Dengan perkembangan teknologi dan informasi seperti saat ini, peluang ekonomi Bali harus mengarah ke digital atau mengikuti perubahan,” katanya.

Digital ekonomi, menurutnya, bisa diterapkan di berbagai bidang. Di dunia pariwisata misalnya, yang selama ini penunjang perekonomian Bali. Dengan digital ekonomi bisa diterapkan lewat digital tourism (pariwisata berbasis digital).

“Karena zamannya sekarang internet of think  maka digital ekonomi juga bisa diterapkan sebagai digital tourism,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi, terjadi pila perubahan pada kebutuhan wisatawan. Wisatawan yang berlibur ke Bali itu tidak  lagi hanya mencari oleh-oleh berupa suvenir namun lebih kepada kepuasan telah atang ke Bali lewat membuat dokumentasi wisatanya.

Ia mencontohkan, Bali terkenal akan objek wisata hingga budaya seperti tarian. Saat ini wisatawan tidak lagi ingin melihat itu karena sudah bisa melihatnya lewat Youtube. Kebutuhan wisatawan yaitu kepuasan ikut berada di satu momen.(dik)

BAGIKAN