Tetap harus Dipertanggungjawabkan Rp700 Juta Dana Bergulir belum Kembali

12

Mangupura (Bisnis Bali) – Dana bergulir Pemkab Badung yang disalurkan Puskop Jagadhita ternyata masih ada yang belum dikembalikan. Dari Rp 9 miliar lebih dana bergulir tersebut, yang belum kembali mencapai Rp 700 juta. “Sisanya sudah kembali ke kas daerah,” ujar Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Badung Ketut Karpiana, Selasa (16/5) kemarin.

Dana tersebut, ujarnya, diterima oleh sekitar 14 koperasi primer yang ada di Badung. Yang lebih miris, ke-14 koperasi tersebut kini sudah “menghilang”.

Saat ditemui di ruang kerjanya, pejabat asal Cemagi tersebut memastikan dana tersebut tetap harus dikembalikan. “Saat ini tim sudah turun,” katanya.

Tim ini bertugas melacak keberadaan pengurus koperasi yang masih menunggak dana bergulir tersebut. Saat ini tim telah menemukan identitas serta alamat para pengurus koperasi tersebut. “Pengurus tetap harus bertanggung jawab untuk mengembalikan dana tersebut,” tegasnya lagi.

Soal kemungkinan dana bergulir macet tersebut diputihkan, kata Karpiana, kembali kepada pimpinan. “Jika memang pimpinan menghendaki diputihkan bisa saja. Namun kemungkinan tersebut kecil karena dana ini sifatnya kredit yang harus dikembalikan,” katanya.

Ditanya mekanisme dana bergulir selanjutnya, Karpiana menyatakan akan dikelola oleh Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB). Selain kepada koperasi, dana bergulir juga akan diberikan kepada kalangan UMKM. (sar)

BAGIKAN