Sesuai aturan, pemberi kerja berkewajiban mengikutsertakan karyawan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan menyebut masih ada perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai peserta. Apa sanksinya?

SESUAI aturan soal ini diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2013 tentang Tahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial pada intinya memuat, bagi perusahaan pemerintah maupun swasta punya kewajiban untuk mengikutsertakan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.

 Itu berarti seluruh pekerja di Indonesia, baik di sektor formal maupun nonformal wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengikuti empat program. Empat program itu adalah Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian. Bagi sebuah perusahaan, keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan menjadi vital karena mencakup beberapa jaminan penting, seperti hari tua, kematian, kecelakaan kerja hingga jaminan pensiun.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara dan Papua Kuswahyudi di sela-sela rapat pimpinan Kadin Bali di Kuta mengatakan, berdasarkan data di Bali terdapat 25 ribu perusahaan baik di sektor pariwisata, jasa dan usaha lainnya. Hingga April 2017, sudah ada sekitar 516 ribu pekerja di Bali yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan target hingga akhir tahun ini mencapai 1 juta peserta.

“Masih banyak tenaga kerja yang belum jadi peserta. Karena itu, diharapkan makin banyak perusahaan yang mau mendaftarakan tenaga kerjanya menjadi peserta,” katanya.

Ia mengungkapkan, di Bali saja, kepesertaan sekitar 200 ribu tenaga kerja, sementara potensi angkatan kerja saja lebih dari 2 juta tenaga kerja, sehingga otomatis masih 30 persen. Kepesertaan sektor informal masih belum banyak terdaftar. Harapannya pada 2017 ini naik 60 persen dari tahun lalu.(dik)

BAGIKAN