BKS LPD Bali Laksanakan Bakti Penganyaran di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga  

27
BKS LPD Bali Laksanakan Bakti Penganyaran di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga. (kup)

‪Gianyar (Bisnis Bali)- Pengurus dan anggota LPD se-Propinsi Bali, melaksanakan ayah-ayahan upacara penganyaran, serangkaian karya Ida Batara Turun Kabeh lan Karya Padudusan Alit di Pura Samuantiga, Desa Bedulu, Gianyar, Minggu (14/5).

‪Kehadiran pengurus dan pimpinan LPD saat penganyaran di hari keempat karya Padudusan yang dipuput Ida Pedanda Gede Jelantik Putra Temuku, dari Geria Eha Tampaksiring itu, dipimpin Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Bali, Drs. I Nyoman  Cendikiawan, S.H., M.Si.

‪Menurut Ketua BKS LPD Bali, Drs. Nyoman Cendikiawan, S.H. M.Si., ayah-ayahan penganyaran di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga sudah menjadi agenda tetap setiap dilaksanakan upacara Ida Batara Turun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga.

Ditegaskan pula, LPD sebagai lembaga keuangan milik desa pakraman, memiliki keterkaitan historis serta ikatan spiritual dengan Pura Kahyangan Jagat Samuantiga di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.  Pura Samuantiga menjadi cikal bakal lahirnya desa pakraman, pada abad ke-11 silam.

Dituturkan Cendikiawan, ketika Bali dipimpin Raja Udayana yang istananya berada di Desa Bedulu sekarang ini, kondisi sosial religius masyarakat Bali diwarnai konflik berkepanjangan. Perpecahan yang berujung pada konflik dengan mengusung egoisme sempit di antara kelompok atau sekte itu, masing-masing mengakui diri sebagai yang terbaik dan paling unggul dibanding kelompok  lain.

“Berawal dari konflik horisontal antarkelompok masyarakat Bali itu, Raja Udayana menyikapi dengan membangun dialog guna merekonsiliasi seluruh kelompok yang ada ketika itu. Melihat aura dan kekuatan spiritualitas yang terpancar, maka pertemuan itu dilakukan di sebuah tempat suci yang kini dikenal sebagai Pura Samuantiga, ” tuturnya.(kup)

BAGIKAN