Hadapi Persaingan, LPD Tandeg Tingkatkan Pelayanan

17
Kepala LPD Tandeg, I Wayan Sutayasa (kiri) bersama Ketua LPLPD Kabupaten Badung, Ida Bagus Warnaya. (wid)

Mangupura (Bisnis Bali)- Berada di wilayah perkotaan dengan begitu pesatnya persaingan antarlembaga keuangan, menjadikan LPD Tandeg yang berada di wilayah Kecamatan Kuta Utara, kian inovatif  dalam hal mengembangkan pasar. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan pelayanan, dengan meningkatkan kulitas SDM di LPD Tandeg.

“Dari teman-teman sangat antusias untuk mendukung kemajuan LPD, dengan meningkatkan SDM masing-masing, dengan gencar melakukan pelatihan. Disamping itu, kami juga meningkatkan kemampuan dibidang IT untuk memaksimalkan pelayanan,” ungkap Kepala LPD Tandeg, I Wayan Sutayasa.

Lanjutnya, banyaknya lembaga keuangan yang ada di wilayah Desa Adat Tandeg dan sekitarnya, menjadi sebuah ancaman untuk pengembangan LPD. Namun dia mengatakan, keberadaan lembaga keuangan lainnya bukan semata-mata untuk persaingan, yang bisa juga untuk kerja sama demi sama-sama meningkatkan kemajuan lembaga keuangan. “Keberadaan lembaga keuangan lainnya, kita jadikan mitra yang kedepannya akan membantu dalam pengembangan LPD. Namun kita juga harus menguatkan diri, terutama dibidang pelayanan untuk menarik kepercayaan masyarakat pada lembaga keuangan milik desa adat ini,” katanya.

Guna mendukung hal tersebut, dia mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan keberadaan LPD dan manfaat LPD bagi masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memberitahukan fungsi LPD, dalam setiap paruman yang digelar masyarakat hingga memberikan manfaat berupa ikut berperan serta dalam kegiatan adat yang dilakukan. Seperti halnya piodalan dan lain sebagainya. Termasuk juga dana pembangunan yang diserahkan kepada desa adat setiap tahunnya.

“Selama ini peran serta LPD dalam kegiatan adat seperti turut serta dalam acara piodalan yang diselenggarakan, terutama untuk pura Kahyangan Tiga dan beberapa peran dalam kegiatan lainnya. Selain itu, dana pembangunan yang kami serahkan setiap tahunnya, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga ini yang mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” katanya.

Ditanya soal dana pembangunan yang mampu diserahkan, Sutayasa mengatakan, dana pembangunan yang diserahkan kepada desa adat pada tutup buku tahun 2016 mencapai Rp 260 juta. Dikatakannya, aset yang dimiliki LPD Tandeg Rp 39.969.848.000 dengan laba mencapai Rp 1,3 miliar. Sementara itu, jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang mampu dihimpun LPD Tandeg yaitu, berupa tabungan senilai Rp 16.345.791.000 dan deposito Rp17.382.080.000. Sedangkan kredit yang mampu disalurkan adalah Rp 25.410.147.000. (wid)

BAGIKAN