Pertahankan ”Taksu” Pariwisata Bali

18
  TAKSU - Mengoptimalkan Bandara I Gusti Ngurah Rai diharapkan bisa tetap menjaga taksu pariwisata Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) dikhawatirkan mendorong ambisi stakeholder pariwisata meningkatkan kunjungan wisatawan melebihi kapasitas daya tampung pariwisata Bali. Ketua INCCA Bali, IB. Surakusuma, Minggu (14/5) mengatakan, pariwisata Bali harus mengoptimalkan pemanfaatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk mempertahankan taksu pariwisata Bali.

Ia mengungkapkan, pembangunan bandara baru di Bali Utara seharusnya mendapatkan perhitungan yang matang. Pembangunan bandara baru tentu akan diikuti pembangunan sarana penunjang yang mengurangi lahan hijau akibat alih fungsi lahan.

Ia menjelaskan, sebelum membangun BIBU seluruh komponen di Bali bersama pemerintah mempertimbangkan langkah yang tepat. Pertama mengoptimalkan pemanfaatan Bandara Ngurah Rai. Alternatif kedua mengembangkan bandara alternatif di Bali Utara.

Dipaparkannya, ketika alternatif kedua diambil maka akan berdampak pengembangan kawasan Bali Utara untuk kepentingan komersial. Pembangunan BIBU akan berdampak pada penambahan penduduk. Penambahan penduduk dan penambahan target kedatangan wisatawan melebihi kapasitas daya tampung pariwisata Bali tentunya tidak bagus untuk Bali. Peningkatan kunjungan wisatawan melebihi kapasitas Bali ini hanya akan menghilangkan taksu pariwisata Bali.

Masyarakat luar datang ke Bali tidak hanya memenuhi kawasan Bali Selatan tetapi juga akan berbondong-bondong memenuhi Bali Utara dengan adanya BIBU. Akibat desakan penduduk luar, masyarakat lokal akan antipati dengan sektor pariwisata. Sektor pariwisata harus menjaga keindahan dengan baik. Perkembangan pariwisata yang berlebih pada akhirnya akan memunculkan stagnasi.

Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan bandara baru di Bali Utara dikhawatirkan menghilangkan taksu pariwisata Bali akan dampak ikutannya. Stakeholder pariwisata dan pemerintah bisa mengoptimalkan pemanfaatan Bandara I Gusti Ngurah Rai. (kup)

BAGIKAN